Showing posts with label lesson(s) from everyday life. Show all posts
Showing posts with label lesson(s) from everyday life. Show all posts

Saturday, November 26, 2011

CoD : Just PUSH & Keep on Pushing

Gambar diambil dari :
my own collection of postcard



Topic starter : Sabtu, 26 November 2011 (7:01 pm)


Banyak hal yang terjadi sehari2 itu sebenarnya merupakan sebuah berkat yang seringkali kita ngga sadari keberadaannya, jadi boro2 mensyukurinya, lebih sering kita ngga ngeh and take things for granted githu dhe.


Contohnyaa.. gua itu termasuk yang amat sangat gampaaaang bangets dalam hal yang berhubungan dengan 'nyetor' yang dilakukan di 'pojok renungan', hayoo.. pada nangkap kaga apa yang gua maksud? :p 


Buat yang kaga berhasil 'nangkap' apa yang gua tulis di atas, silahkan mencari tahu karena gua ngga akan menjelaskannya lebih lanjut, hahahaha..


Anywayy..


Baru hari Selasa (22/11) kemaren gua merasakan betapa hal 'kecil' yang selama ini gua anggap sebagai hal yang wajar terjadi saking ngga perlu usaha sedikit pun dalam melakukannya, tapi kali ini.. alamaaaakk.. benar2 butuh perjuangan yang amat sangat keras that made me literally cried for the first time for doing this kind of thing, huhuhu..


Dalam segala kesakitan dan kesusahan itu, barulah gua menyadari.. betapa memang benar ada banyaaaak sekali every little thing that we do everyday itu sebenarnya merupakan suatu berkat yang seringkali lupa disyukuri!


Bisa bangun tidur tanpa merasakan sakit sedikitpun, itu merupakan suatu berkat! Karena pasti ada seseorang yang ketika ia terbangun dari tidurnya, ia merasakan sakit di satu atau beberapa bagian tubuhnya!


Anywayy (untuk yang kedua kalinya di postingan ini :p).. sehubungan dengan judul postingan kali ini, ada 2 jenis 'push' yang akan gua bicarakan.


'PUSH' yang pertama adalah.. Pray Until Something Happens!


Ini asli keren bangets dhe yang pertama kali memperkenalkan versi kepanjangan dari kata 'push' itu sendiri karena maknanya itu powerful boo!


Yang perlu dilakukan berikutnya selain "PUSH" versi di atas adalah push dalam artian sebenarnya, yaitu mendorong dalam kasus 'nyetor' gua, hahahaha..


Dan ketika kedua hal tersebut dipadupadankan.. maka sesuatu terjadi ;)


And ya ya yaa.. walau belon kembali lancar seperti semula, tapi hari itu gua serasa kembali diingatkan bahwa tidak ada airmata yang terjatuh sia2, tidak ada seruan yang tidak didengar.. tidak ada doa yang tidak dijawab :)


Jadi kesimpulan untuk kali ini adalaahh..


Apapun situasi yang sedang dihadapi, forget not to always "PUSH" sambil tetap melakukan 'push' yang lainnya, ahahahaha :D


Have a lovely weekend everyone ;) Take care..


Topic ended : Sabtu, 26 November 2011 (8:03 pm)


-Indah-

Wednesday, November 9, 2011

CoD : Just Ask, Don't Assume!!

Picture is taken from : own collection



Topic starter : Thursday, November 10, 2011 (6:36 am)


Yesterday I got a package that I've been waiting for since the last couple of weeks, soo excited when I first saw the name of the sender.


I quickly dialled my brother cause he was the one who ordered what I wanted and it was his name on the front side of the package, when I said to him where the package was from, he immediately said that the package was for me so I could ripped it off without having to wait for him, yeaahh ^o^


Excitedly, I opened it.. first disappointment was that the enveloped was no longer sealed! I don't know whether it was the sender who cut it off or the post office here but the side of the envelope had been cut.


Next disappointment was.. my goodness, I was ordering postcard online from HongKong and I was expected something big, at least much bigger than the size of.. namecards!!


I mean, there should be a minimum standard size for something to be called as postcard, right? What I got were more like mini greeting cards, rather than postcards, huhuhuhu..


I was soo disappointed even though the images are still so cute to look at :'( Not to mention that those 'mini' cards are like printed by personal computer, not even printed on a thicker paper!


Lesson number one from my international online shopping is.. ask much things about the things I'd like ordering before making the order! Just ask, and NEVER assume it myself about the things I wanted to buy!


So I browsed the seller page again to see what I've missed and apparently.. the image was quite clear of how very small those cards were, wakakakakakakakak..


Looked like I was too focused and too overwhelmed of the idea that I might have those cards with such cute images, and most certain, the ones you can't buy here that I didn't put too much notice on the card size, ahahahahaha..


So there goes my first experience of buying postcards online :p


Will I buy something else? I'd surely will.. cause I've checked another web source and there are soo many postcard books around with cute images, I just need to figure out the shipping fees and calculate it to my own currency so I know how much I'd spend, not just assuming, ahahahaha!


Topic ended : Thursday, November 10, 2011 (6:54 am)


-Indah-

Saturday, September 17, 2011

Life & Washing Machine

Picture is taken from :
http://www.wartakota.co.id/detil/berita/19748/Polytron-Luncurkan-Mesin-Cuci-198-Watt



Topic starter : Tuesday, September 13, 2011 (7:56 pm)


Because of the 'maid' incident, for couple more days I still had to do the laundry even after the holiday was over..




Topic continues : Saturday, September 17, 2011 (5:47 pm)


There are 5 steps that I usually do each time I use the washing machine..


First and second one are to use the detergent so all the dirts in the clothes got separated from the fabrics.


The 3rd step is the use only water to make the clothes free from the bubbles.


And the 4th step is to use Molto to soften and make the clothes smell wonderful.


The last one is to dry the clean clothes before hanging them for the sun to dry.


While watching those clothes being cleansed.. suddenly I thought that maybe life was like a washing machine, too..


If only those clothes have mouth and can talk, maybe they will tell us that their time in the washing machine ain't that enjoyable at all and such a miserable one to feel your body being twisted here and there, not to mention how much water the clothes need to swallow and yuucckk.. those detergents might not taste delicious, ehh?


So they might suffer from headache, stomachache, and only clothes know what other pains they might feel!


Maybe what the clothes have to go through in that washing machine is the same like we're dealing with life.


At times in life, we might feel like our world has been turned upside down, there might even be time when you feel hard to breathe, when you feel like you want to runaway and leave all things behind cause you just can't stand the pain any longer..


But after all is done.. like the clothes that have been shiny, clean and smells good.. the same goes for us..


Suddenly life gets better and all things seem wonderful!


Hmm..


So when the going gets tough.. when everything seems to fall apart.. all we need to do is hold on.. just a little longer until it's all over and the sun shines again and sets aside the dark clouds that had been hanging for wayy to long?


*hmm*


Topic ended : Saturday, September 17, 2011 (6:29 pm)


-Indah- 

Tuesday, September 13, 2011

Kejadian & Keputusan

Gambar diambil dari :
http://www.vinayakgarg.com/2009/07/informed-choice/



Topic starter : Selasa, 13 September 2011 (7:10 pm)

Beberapa waktu lalu ketika BBM gua masih aktif, gua sempat mengamati status salah satu kontak gua yang kurang lebih bunyinya gini :

"Dalam hidup ini selalu ada 2 pilihan, yaitu menerima keadaan sebagaimana terjadinya atau menerima tanggung jawab untuk mengubahnya."

Gua lupa itu kata2nya siapa, pastinya sih in English and dalam tatanan bahasa yang lebih teratur, haha..

Kenapa membutuhkan waktu bagi gua untuk menuliskan hal ini? Karena pertama kali membaca status itu, gua ngerasa kesindir, wakakakakak :p

And gua kadang itu termasuk tipe yang butuh waktu lama untuk memproses sesuatu, betapapun menariknya hal itu kadang ngga bisa langsung dituangkan dalam tulisan dan harus diendapkan dulu sebelon bisa melihatnya dengan lebih jelas, setidaknya versi gua.

Kalau ditanya, di antara kedua pilihan tersebut, manakah yang lebih baik, gua ngga bisa menjawabnya dengan pasti, karena gimana ya terkadang gua ngerasa makin lama ini bukan soal mana yang lebih baik untuk dilakukan karena in the end, kita juga ngga tau mana yang memberikan hasil yang lebih baik, iya khan? Kita hanya bisa berasumsi sementara yang tau pasti itu cuman Tuhan.

Jadi mungkin lebih kepada, apapun pilihan yang akhirnya kita ambil, di area itulah kita perlu belajar.

Buat orang yang pasif seperti gua, tentunya lebih mudah mengambil pilihan yang kedua donks aww, sementara mereka yang proaktif mungkin lebih memilih opsi pertama.

Walau demikian, bukan berarti yang satu itu lebih mudah dibanding yang lain sih. Karena at times, belajar nerima itu susah lhoo.. menerima bahwa serapi apapun rencana yang kita buat, selalu ada celah yang memberi kesempatan pada sesuatu di luar rencana untuk terjadi dan memporakporandakan rencana yang telah kita susun.

Menerima.. kesannya pasif amat ya, haha.. tapi gua pikir hal ini juga butuh perjuangan untuk bisa sampai pada tahap menerima tanpa mempertanyakan.

Sama halnya dengan memperjuangkan sesuatu yang berharga buat elo, walau mungkin ujung2nya elo malah harus belajar untuk menerima sementara yang mengambil langkah awal 'nerima' justru akhirnya harus belajar berjuang.

Kadang yaa.. gua pikir mungkin hidup ini seperti buku ceritanya Enid Blyton yang "Pilih Sendiri Petualanganmu", hanya saja bedanya kalo di buku Enid itu kita bisa mengintips hasil akhir dari pilihan yang kita ambil ataupun hasil akhir dari alternatif pilihan lainnya yang tersedia. Sementara dalam kehidupan nyata, kita hanya tau hasil dari pilihan yang kita ambil.

Sometimes I do wish I had more fighting spirits within me.. tapi dipikir2 lagi, kecenderungan gua mungkin emang seperti ini and He knows very well seperti apakah diri gua and right now I'm at the very right place where I suppose to be, regardless what others might think..

Karena terkadang hanya waktu yang bisa membuat kita menoleh ke belakang untuk bisa menyadari bahwa segala sesuatu yang terjadi saat ini dan di masa lalu itu memang harus terjadi untuk kita bisa sampai ke titik di mana kita berada di waktu mendatang. 

*hmm*

Topic ended : Selasa, 13 September 2011 (7:54 pm)

-Indah-

Saturday, July 30, 2011

Ranting Kehidupan

Gambar diambil dari : 
http://www.freefoto.com/preview/15-19-50/Tree-Branches


"Seberapa banyak ranting dalam kehidupanmu yang perlu untuk disingkirkan?"

Itu salah satu tweet original gua di hari ini? Kenapa gua sebut original? Karena gua perhatiin.. gua lebih sering nge-retweet di Twitter, hahaha.. abisnya kadang kalo mo cuap2 suka bingung sendiri mo ngomongin apaan githu lhoo..

Anywayy.. kenapa tweet itu yang gua tuliskan? Semuanya itu bermula dari pohon sejenis palem yang ada di halaman belakang rumah. Pohon yang telah mengalami perpindahan ntah dari mana lalu mengalami pertumbuhan yang pesat hingga tumbuh subur dan tinggi menjulang, cuman satu aja sih masalahnyaa.. daun2nya yang mirips bangets ama daun pohon kelapa ituu (gua ngga tau istilahnya dhe, tapi kalo dibilang pohon kelapa tau donks bentuk daunnya kaya gimana? :p) amat sangat menghalangi jalan bangets kalo mo ke kolam buat ngeliat ikan2 yang lagi pada berenang ngga peduli mo ujan mo terik, pokoknya mereka terus berenang karena ngga tau mo melakukan apaan lagi selain berenang, haha..

Udah lama sih sebenernya nih daun terasa mengganggu karena tiap kali mo menapak di bebatuan itu musti menundukkan kepala biar ngga terkena tuh daun2nya, bukannya sok berasa diri tinggi tapi emang tuh dahan berdaun demen bangets sih mejeng dalam posisi yang rendah hingga tinggal beberapa jengkal lagi sukses dhe mencium tanah!

Tapi yaa ituu.. berhubung kemaren2 jarang ngelewatin tuh pohon karena toh kolam lagi sepi ikan terus minta tolong tuh dahan buat dipotong tapi kaga dikerja2in akhirnya gua mencapai batas kesabaran gua dalam merunduk tiap kali harus melalui jalan setapak ituu.. berbekal gunting ranting, dengan teganya gua memotong tidak hanya satu, tapi ada mungkin lebih dari 5 dahan berdaun itu dan tadaa.. kini gua melewati jalan itu tanpa perlu menunduk2 ataupun jengkel karena keberadaan tuh dahan yang menganggu.

Jadi mikir.. mungkin seringkali kita itu dijengkelkan ama sesuatu yang sebenernya emang udah saatnya perlu disingkirkan dari hidup kita kali ya, tapi ya selama ini kita hanya berharap hal itu akan menghilang ketika kita membuka mata tanpa melakukan usaha sedikit pun untuk membantunya menghilang dengan cepat, huahahaha..

And tadi gua sempat merapikan pohon di depan. Dipikir2, gua itu kurang suka dahan yang banyak ranting jadi tadi gua membuang ranting2 yang banyak bangets bertebaran di sepanjang dahan itu, padahal tuh ranting2 kecil juga sebenernya banyak yang merupakan ranting mati yang tidak lagi berdaun, boro2 berbuah!

Ketika udah berhasil membuang ranting2 dan dahan2 yang ngga perlu itu.. pohon itu pun terlihat lebih rapi dan lebih ngga ruwet, huahahaha..

Jadi mikir.. mungkin udah saatnya mulai memangkas juga ranting2 yang sampai saat ini masih menghiasi kehidupan ataupun bermain dalam pikiran kali yaa? Toh keberadaan mereka juga ngga berguna, siapa tau setelah memangkas ranting2 kecil yang udah pada kering ataupun yang keberadaannya menganggu ituu.. 'buah2' pikiran yang pada waktunya akan masak akan mempunyai tempat dan nutrisi yang cukup untuk bisa bertumbuh kembang karena tidak lagi harus berbagi tempat dengan para ranting yang sebenernya ngga penting2 amat selain untuk menambah keruwetan!

Hmm.. githu kali yaa?

Gua kangen ama pelajaran alam.. gua kangen akan masa2 di mana I can learn from small little things that happen around me.. gua kangen akan masa2 di mana gua bisa mengaitkan apa yang terjadi di sekitar gua dengan apa yang ada di dalam diri gua..

Wed 27/7 (12:14 am)

Tentang Sepotong Keset & Setumpuk Perasaan (Dan Beragam Hal Dari Kamar Mandi)

Gambar diambil dari :
http://www.reallynatural.com/archives/green-homes/living_moss_bath_mat_literally.php


~.*.~

Tentang Keset & Setumpuk Perasaan


Dari hasil ngeringin lantai kamar mandii.. gua belajar dari sepotong keset handuk basah yang mana mirips ama setumpuk perasaan yang tidak terselesaikan yang mana tuh yaa.. sama seperti keset handuk itu yang kalo dibiarkan aja tanpa dijemur ataupun dikeringkan bisa jadi lahan empuk bagi makhluk2 melata sejenis cacing untuk ngendon dengan tenang dan nyaman.. demikian juga halnya dengan hati kita yang harus senantiasa dijaga agar emosi2 negatif and perasaan2 yang belon terselesaikan itu jangan sampai menggerogoti hati yang membuatnya jadi sengsara and nelangsa, ahahaha * nyambung apa kaga sih? :p*


~.*.~

Tentang Wastafel & Hati Manusia


terus pas ngebersihin wastafel jadi mikir.. betapa kita itu emang ngga seharusnya hanya ~.*.fokus pada apa yang dilihat mata aja yaa karena apa yang ngga keliatan itu porsinya amat sangat jauuuuuhh lebih besar! maksudnya soal hati manusia yang menyimpan sedemikian banyaknya misteri yang ngga bisa dijabarkan hanya dengan melihat lapisan paling luar yang ditangkap oleh mata, ahahaha :p


~.*.~

Tentang Sumbat & Air


tadi pas ngisi bak mandi jadi mikir.. menarik yaa betapa sumbat yang sekecil itu mampuu menahan air sedemikian banyaknya agar ngga mengalir keluar, ahahahaha :D


~.*.~

Tentang Pembersihan Saluran Air (Part 1)


pelajaran dari pembersihan saluran air hari ini -> sesuatu yang mengalir lancar sekalipun, bukan berarti tidak ada kotoran yang menyumbat di sepanjang pipa penyalurannya, karena ternyataa.. ketika saluran pipa tersebut disemprot dengan angin, huaa.. yang keluar itu bukan lagi air jernih melainkan air yang hitamnya ngga kalah ama air selokan! -> dan kenapa lagi2 kesimpulan gua masih sama seperti sebelonnya, yaituu.. jangan terpaku akan senyuman yang terlihat oleh mata, karena mungkin saja di balik senyuman ituu, dalam benaknya sedang menyusun rencana untuk menyakiti siapapun yang dianggap menghalangi jalannya, hiii.. *ngeri.com*


~.*.~

Tentang Pembersihan Saluran Air (Part 2)


oww.. satu hal menarik lainnya, masih dari pembersihan saluran air.. emang sih ngga enak diliat bangets pas air kotor yang keruh warnanya itu mengalir keluar dari keran, untung aja airnya ngga berbau, hahaha.. tapii.. tau ngga sih bahwa setelah bolak balik dibersihkan dan aliran air kehitaman itu berhentii.. yang gua dapatkan adalah air yang jerniiiiihh bangets, udah lama rasanya ngga ngeliat air yang sebening itu :p

gua jadi mikir.. sama seperti hidup kali yaa.. kadang khan dalam hidup ini, mau ngga mau, suka ngga suka, ada saat di mana kita itu akan mengalami hal2 yang ngga mengenakkan yang ngga terhindarkan yang seringkali membuat kita merasa bagai ikan yang dikeluarkan dari air, bernapas aja sulit rasanya, boro2 untuk bisa memandang baik apa yang sedang kita alami ituu..

tapii.. satu2nya yang bisa kita lakukan hanyalah.. bertahan.. karena segala sesuatu itu pasti akan menemui sebuah akhiran, iya khan? hal2 baik, sama halnya dengan hal2 buruk, semuanya ngga ada yang abadi, di satu saat mereka akan menemui sebuah akhiran, dan itu sesuatu yang pasti, yang ngga pasti itu adalah kapan akhiran itu tibanya, wakakakakakak :p

and kejadian ini mengingatkan gua akan apa yang gua alami beberapa tahun lalu ketika kaki gua itu mengalami pengelupasan kulit kaki yang paraaah bangets.. tapi ada blessing in disguise di balik semuanya itu karena gua mendapatkan kesimpulan yang lumayan penting buat gua, sama seperti apa yang gua dapatkan dari 'proses' pembersihan saluran air hari ini.

menarik yaa.. betapa hal2 yang berbeda dapat membawa kita pada kesimpulan yang sama.. sama menariknya seperti hal2 yang sama itu dapat memberikan kesimpulan yang berbeda!

aahh.. hidup itu emang menarik, asal kita bisa menarik jarak yang cukup untuk bisa melihat sesuatu dengan lebih jelas, tanpa terlalu terlibat secara emosi di dalamnya.

hmm.. lagi2 tentang attach dan detach.. sungguh menarik, ahahahaha :p



~.*.~


*sedang mengumpulkan cuap2 di G+ supaya ngumpul jadi satu di sini (padahal sih karena ngga ada ide mo mosting apaan, wakakakakak :p*


Sat 30/7 (8:47 pm)


-Indah-

Wednesday, June 29, 2011

Terima Kasih, Tuhan, Atas CiptaanMu Nan Rupawan

Gambar diambil dari :
http://beatsleaze.com/beautiful-love-sceneries



Topic starter : Kamis, 23 Juni 2011 (4:26 pm)


Sebenernya gua udah lupa tentangnya sampai gua kembali melihatnya di hari Minggu sekian minggu yang lalu.


Dan gua pun kembali lupa akan hal ini sampai di hari Jumat (17/6) lalu temen gua menyinggungnya dalam SMS dan di hari Sabtu (18/6) ketika jalan bareng dia, kembali bertemu dengan topik postingan kali ini, ahahaha..


Apakah topik yang dimaksud ituu?


Tak lain dan tak bukan tentang wajah2 nan rupawan yang ada di sekitar gua, wakakakakakak..


Kadang gua mikir ke mana ajaa yaa gua sampai2 ngga menyadari keberadaan merekaa :p


Tapi beneran dhe, ngga tau kenapa.. belakangan ini kok gua mulai menemukan wajah2 rupawan di tengah kerumunan, ahahahaha..


Mari kita data, siapa2 aja yang udah menarik perhatian gua lebih dari yang lainnya.


Lebih baik kita mulai dari si Lesung Pipit karena dia yang pertama kali menyadarkan gua bahwa masih ada stok wajah2 rupawan toh di sekitar itu, wakakakakak..


-paused : Kamis, 23 Juni 2011 (9:17 pm)-


Topic continues : Rabu, 29 Juni 2011 (6:41 pm)


Kenapa dia dinamakan Lesung Pipit? Bukan karena dia punya lesung pipit sih karena sebenernya gua juga udah kaga terlalu inget wajah persisnya itu seperti apa, wakakakak.. cuman seinget gua sih orangnya lumayan manis and akan lebih bagus lagi kalo ternyata dia punya lesung pipit :p Si Lesung Pipit itu gua liatnya di gereja, hanya 2 kali karena setelah itu dia kemudian menghilang atau dia tetap datang ke gereja tapi duduknya jauuh dari pandangan mata gua, haha..


Dari si Lesung Pipit mari kita melanjutkan perjalanan ke.. si Kalem, nah khusus untuk yang satu inii.. dia itu emang asli dhe kalem, wakakakak.. 


Dan siapakah si Kalem inii? Dia adalahh.. yang bagian ngetik2 hampir tiap kali gua ngepos di Tiki deket rumah, sepertinya sih itu perusahaan keluarga and dia itu salah satu anaknya.. 


Tapi aslii boo.. gua sebenernya rada minder juga ama nih orang, abisnya yaa.. suaranya itu lembuuuuuuutt bangetss.. duhh, sebagai yang berjenis kelamin wanita, gua merasa tersaingi, wakakakakak.. karena aslii suara dia itu lebih lemah lembut dibanding suara gua :p


Lucunya yaa.. beberapa hari yang lalu tanpa ada angin tanpa ada ujan, sopir gua tau2 komen gini, "Itu yang di Tiki kok orangnya lembut ya?"


Gua sampe menatap sopir gua itu sambil berusaha membaca ada maksud apaan di balik pertanyaannya itu, ahahaha, karena sekitar 2 or 3 hari sebelonnya, gua itu baru cerita ke nyokap gua kalo yang di Tiki itu lumayan cakeps cuman ya ituu.. kelewat 'lembut', wakakakakak :p


Berikutnya ituu.. si Machoo.. nah nahh.. gua sebenernya rada bingung juga ama selera gua, haha.. karena kalo ditanya, secara fisik itu gua suka pria yang seperti apa, gua pasti menjawab ala standar "tinggi, putih" padahal yaa in real lifee.. yang membuat gua suka lebih dari sekedar suka melihatnya itu justru umumnya ngga putih2 amat, hahaha.. mungkin karena deep2 down, gua itu ngga kepengen kesaing ama warna kulit gua yang ngga bisa dibilang putih juga, wakakakakak :p


Baliikk.. lalu siapakah si Macho inii? Dia ituu.. adanya di counter nasi campur di salah satu mal di kawasan Serpong :D Nahh.. artinyaa kalo sama dia mah dijamin makan udah ngga perlu kuatir dhe, asaaaall.. elo ngebayar, wakakakakak.. enak aja mo minta gratisan, emang dia siapanya eloo?! :p


Tadinya siklus makhluk2 Tuhan nan rupawan ituu.. gua pikir udah mandek di angka 3 aja, tapi ternyataa.. belon lho boo.. karena wajah2 nan rupawan itu masih silih berganti memanjakan mata gua.


Salah satunya itu adalah si Ganteng yang gua temui di hari Sabtu (18/6) di salah satu departemen store di sebuah mal di kawasan Jakarta Selatan, dia itu marketing sebuah bank internasional yang beroperasi di Indonesia.


Alamaaakk.. sesuai dengan julukannya, nih orang emang cakepssss boo, paling cakeps di antara makhluk2 rupawan lainnya yang membuat gua menuliskan postingan ini, hihihi.. and wajahnya itu mengingatkan gua akan idola gua semasa gua kecil dulu, Andy Lau, huehehehe.. beneraaann.. menurut mata gua sih dia mirips ama Andy Lau, hahahaha.. makanya biar udah nolak ngisi aplikasi kartu kredit, gua ama temen gua masih nengok2 ke belakang buat menatap sosoknya itu yang masih tetap ganteng dari kejauhan, wakakakakak :p


Last but not least hari Minggu (25/6) lalu di kawasan Kelapa Gading, gua bertemu dengan si Flamboyan, naahh yang satu ini juga ganteng pisaaann.. ketemunya di apotik di mal yang ada di barisan depan dekat jalan raya.


Duhh, walau gua tau ada beberapa orang yang anti melihat pria memakai baju berwarna pink, menurut gua pink pantas2 aja melekat di tubuhnya yang lumayan atletis dengan potongan rambut yang sebahu, huaa.. cakeps dhe, beneraann!


Demikian, laporan pandangan mata dari beragam tempat di kawasan Jakarta dan Serpong. Jangan lupa yaa besok2 ke manapun kalian pergi, buka mata lebar2 karena beneran dhe.. masih banyak kok wajah2 rupawan ciptaan Tuhan yang berada di sekitar kita, hahaha.. and sekedar menikmati ciptaanNya itu ngga salah khan, asal jangan sampai menyerobot lahan tetangga :p


Okee dokee.. lega rasanya berhasil menyelesaikan postingan yang satu ini, ahahahaha.. marii marii.. kita lanjutkan mengetik postingan lainnya yang banyaaaak tertunda.


Topic ended : Rabu, 29 Juni 2011 (6:59 pm)


-Indah-

Thursday, June 23, 2011

CoD : Anger


Picture is taken from :
http://www.geeky-gadgets.com/anger-management-set-20-08-2009/


Topic starter : Thursday, June 23, 2011 (6:34 pm)

"Control your anger before you are controlled by it!"

*hmm*

Topic ended : Thursday, June 23, 2011 (6:34 pm)

-Indah-

Tuesday, June 21, 2011

There's No Need To..

Gambar diambil dari :
http://godsadoptedson.com/gospel.htm


Topic starter : Selasa, 21 Juni 2011 (9:03 pm)

Gua lupa dhe gua nonton cuplikan seri ini di stasiun TV mana, tapii.. kata2nya itu menggelitik bangets boo, ahahaha..

Jadi tuh orang ngomong gini :

"There's no need to yell!"

Yang menjadikannya menarik adalah karenaa.. orang tersebut mengatakan kata2 itu.. dengan berteriak! Wakakakakakakakak..

And menurut guaa.. ini lucu boo, huahahahahaha..

Lucu sekaligus ironis, hihihi, karena kapan sih orang belajar untuk menyadari bahwa tindakan itu memang 'berteriak' jauh lebih keras dibanding ucapan :p

Bukan berarti kata2 itu sendiri ngga mempunyai pengaruh lho yaa.. tapii.. mari kita ambil contoh orangtua aja dhe, semisal mereka selalu meneriakkan anak2nya untuk melakukan suatu hal sementara mereka sendiri itu selalu melakukan hal yang kebalikannya, menurut eloo.. yang lebih nyantol dalam diri anak2 itu yang mana toh?

Berikan contoh, jadilah teladan, maka ngga perlu terus menerus berkata2 sampai mulut berbusa tanpa hasil karena when you think that no one is looking at your direction, believe me.. there's always a pair of eyes around, ahahahaha :p

Topic ended : Selasa, 21 Juni 2011 (9:40 pm)

-Indah-

Simple Little Thing Called A Smile

Gambar diambil dari :
http://julitamanik.blogspot.com/2009_02_01_archive.html


Topic starter : Selasa, 21 Juni 2011 (4:50 pm)

Sore ini ketika chat ama salah satu temen gua, ada sesuatu yang dia katakan yang bikin gua cengar cengir ngga jelas, ahahaha..

Berikut cuplikan chat-nyaa :

~.*.~

Ria (4:31 PM):  Tukang pos-nya selalu senyum2 kalau baca surat/kartu pos dr elo

Indah (4:31 PM):  wakakakakak.. senyam senyum kenapa toh?

Ria (4:32 PM):  Krn selalu elo tulis: semoga hari-nya menyenangkan ya Pak Pos 

~.*.~

Lalu? Kenapa gua sampe cengar cengir ngga jelas?

Karena yaa.. senang aja githu lhoo.. simple little thing that I do can put a smile on someone's face, ahahaha..

Kadang ya gua pikir.. ngga susah juga kok mau bikin orang lain senang, ngga perlu lah mikirin grand things githuu.. karena ternyata 2 baris kalimat yang hampir selalu gua tulis di tiap postcard ataupun surat yang gua kirimkan itu bisa menerbitkan senyuman di wajah sang pembawa surat kiriman gua itu :D

Topic ended : Selasa, 21 Juni 2011 (5:14 pm)

-Indah-

Wednesday, June 8, 2011

CoD : Perubahan

Gambar diambil dari :
http://www.healthcareneutraladrblog.com/2010/02/articles/commercial-healthcare-disputes/changes-in-legal-practice-and-the-use-of-adr/




Topic starter : Rabu, 8 Juni 2011 (9:24 pm)


"Menyadari ada sesuatu yang salah itu hanyalah langkah awal dari sebuah perubahan karena yang bener2 bisa membawa perubahan adalah apabila ada tindak lanjut dan langkah nyata dalam memperbaiki apa yang dirasa salah itu."


Topic ended : Rabu, 8 Juni 2011 (9:25 pm)


-Indah-

Tuesday, May 17, 2011

The Unrealized Expectation(s)

Gambar diambil dari :
http://deborahjthompson.blogspot.com/2009/08/expectations.html


Topic starter : Rabu, 18 Mei 2011 (9:08 am)

Pagi ini gua seakan kembali diingatkan soal perbedaan antara "harapan vs ekspektasi" dan juga tentang postingan yang beberapa waktu lalu gua buat, tentang "don't count your chickens before they hatched".

Ngga ada yang salah dengan yang namanya berharap, malah ini perlu bangets.. selama kita hidup itu, yang namanya berharap ngga pernah boleh lepas dari kehidupan kita!

Tapi ekspektasi ituu.. rada mirips namun amat sangat banyak perbedaannya dengan berharap! Gua belon sepenuhnya mengerti, tapi yang gua simpulkan berdasar nanya sana sini sambil berharap mendapatkan jawaban yang klik ke gua and bikin gua ngerasa, "Heyy.. ini dia jawaban yang selama ini gua cari!", ekspektasi itu mematok suatu standar tertentu yang harus dipenuhi dan jika (dan hanya jika) standar itu berhasil dicapai, barulah didapat 'kepuasan' dan 'kebahagiaan'.

Dari sini aja udah diketahui betapa riskannya menggantungkan diri pada ekspektasi boo! Kasian amat sih kalo berhasil mencapai atau mendapatkan sedikit lebih rendah dari ekspektasi, makaa.. 'kebahagiaan' yang udah selangkah lagi dari genggaman tangan tau2 kembali terbang menjauh, di mana pada saat yang sama apabila kita hanya merengkuh harapan maka hasil apapun yang kita terima itu akan bisa kita syukuri dan memberikan percikan kebahagiaan yang menghangatkan hati.

Nah ituu.. itu yang seringkali masih harus gua pelajari karena seringkali gua lupa betapa berbedanya antara harapan dengan ekspektasi dan lebih sering gua itu bersandar pada ekspektasi yang berujung pada kekecewaan. Sementara ketika berharap, harapan itu tidak akan menjadi sia2, kalau saja kita tau kepada siapa kita menggantungkan harapan itu.

Yupp.. tentu aja berharap itu hanya kepada Tuhan donks aww ;)

Jadi?

Tetaplah memelihara harapan dan jauhkan diri dari ekspektasi yang berlebihan karena biar bagaimana telur yang kita punya itu belon tentu akan menetas menjadi anak ayam juga :p

Apapun ituu.. terima kasih ya, Tuhan, untuk 'kejutannya' hari ini, walaupun hanya sepertiga dari yang dijanjikan, tapi itu jauh lebih dari cukup untuk saat ini :D

Topic ended : Rabu, 18 Mei 2011 (12:58 pm)

-Indah-

Saturday, April 9, 2011

CoD : Different Challange(s)

 Picture is taken from :
http://desktop-world.info/2009/01/oboi-challange/


Topic starter : Saturday, April 9, 2011 (7:58 pm)

I can't say that your life is much easier or far more convenient than mine.. all I can say is.. we might have different challanges in life.. and that's something that we should face in order to move on to the next stage of life.

Topic ended : Saturday, April 9, 2011 (8:01 pm)

-Indah-

Friday, April 1, 2011

CoD : Being Grateful

Picture is taken from :
http://donahandayani.blogspot.com/2011/02/be-grateful.html


Topic starter : Saturday, April 2, 2011 (9:17 am)

Lately I've been thinking that lead me to this conclusion that..

"In the end, being grateful is a choice, it's not a situation and it's not a condition!"

It's true, isn't it.. the choice is yours.. there's no situation or condition that can rob your grateful heart if you do have it inside.

And no matter how great your condition or situation is, you can still be ungrateful if you choose to be one!

Which one would you like to choose?

Cause no one can pick it up for you :p

Topic ended : Saturday, April 20, 2011 (9:27 am)

-Indah-

Telur Oohh Telur

 Gambar diambil dari :
http://www.respectful.co.uk/recipes_soft.asp


Topic starter : Sabtu, 2 April 2011 (5:26 am)

Pernah baca soal forward message yang menyinggung soal "telur, wortel and kopi" dalam satu 'pesan' yang mana dibilang bahwa kita itu harus menjadi seperti kopi yang bisa tetap nge-blend ketika dipanaskan dengan air, ngga seperti wortel yang normalnya itu keras tapi ketika 'dihantam' air panas maka ia menjadi lembek, dan bukan juga seperti telur yang tadinya rapuh malah menjadi keras ketika dipanaskan.

Mungkin karena gua bukan pencinta kopi and mungkin karena gua termasuk tipe yang kaku yang ngga terlalu gampang berbaur dengan yang baru2, makanya somehow gua ngga terlalu 'sreg' ma soal kopi ini, huahahaha..

And dipikir2 lagi dengan disambung ama apa yang pernah dibilang ma pendeta gua, kayanya soal kopi ini lumayan 'tepat' untuk menggambarkan pernikahan.

Menurut pendeta gua itu, kalo menikah itu, antara satu dengan yang lainnya itu jangan "merekat" karena sekuat apapun lem yang digunakan untuk "merekatkan" dua pribadi yang bersatu dalam pernikahan, akan ada saat di mana ketika terus menerus ditekan, "perekat" itu akan lepas juga.

Lebih baik itu "melebur", dua menjadi satu, gua lupa dhe dia ngumpamainnya pake apaan, tapi gua pikir kopi seperti di atas itu cukup 'masuk' untuk jadi contoh.

Karena ketika kopi udah diseduh dengan air panas, elo udah ngga bisa lagi memisahkan mana yang bubuk kopi, mana yang air, karena keduanya telah 'menyatu'.

Mungkin itu pula sebabnya I don't really like the 'idea' dari peleburan itu, karena somewhat rasanya itu seperti elo kehilangan 'identitas' pribadi elo, instead of being known of who you really are, akhirnya elo hanya 'dikenal' sebagai 'istri' seseorang, huahahahaha..

*krisis identitas mode is on :p*

Naahh.. gua juga sebenernya biasa2 aja sih ama yang namanya telur, cuman melihat kecintaan nyokap ama telur, sedikit banyak akhirnya nular juga ke gua and berhubung menu sarapan nyokap lagi switch dari telur goreng menjadi telur rebus, jadilah gua mempunyai kesempatan untuk 'mengamati' apa yang dimaksudkan dalam forward message seperti yang gua sebutkan di atas itu.

And 'bertentangan' dengan isi forward message yang mengatakan agar kita ngga menjadi seperti telur, gua malah jadi kagum boo ama telur!

Bagaimana tidak!

Mari marii.. coba kita amati telur dengan lebih intim, wakakakakak.. udah kaya mo ngomongin apaan aja :p

Kalo mengenai 'istilah' pastinya, silahkan cari aja di internet ya karena gua akan membahas ala gua, hahaha.. yang artinyaa mungkin aja salah :p

Nah, bagaimana gua ngga menjadi kagum ama yang namanya telur karena kalo diliat2 yaa.. telur itu mempunyai pelindung alami lho!

Setelah kita mengupas kulit bagian luar yang berwarna kecoklatan maka kita akan menemukan selaput tipis yang tugasnya itu melindungi putih dan kuning telur yang ada di bagian dalam.

Tipis sih tipis tapi nih selaput lumayan bisa menahan benturan, terutama kalo telurnya udah direbus ya, jadinya bolehlah kulit luar itu pecah dan berserakan ketika kebentur tapii.. berkat selaput tipis ini maka telur yang ada di dalam itu kaga ikut berantakan.

And gua pikir telur ini menakjubkan and lebih 'pas', setidaknya buat gua yang mana you can be tough and protect yourself but still.. you don't lose your own identity.

Maksudnya?

Gua lagi ngomongin telur rebus setengah matang nih, hahaha..

Mari kita bayangkan diri kita itu sebagai telur. Tau khan betapa rapuhnya telur mentah itu, dibanting dikits pasti dhe langsung pecah dan isinya berserakan ke mana2.

Nah, mari kita sekarang ibaratkan air panas itu sebagai cobaan, tantangan dan kesulitan yang harus kita hadapi dalam hidup ini.

Apa yang terjadi ketika telur direbus? Betul sekali, Saudara/i, kalian akan mendapatkan telur rebus, wakakakakak..

*garing mode is on :p*

Otree.. otree.. sekarang part yang 'serius'-an dikits, dikits ajaa.. karena ngga tau dhe kalo terlalu serius itu gua jadi berasa kaya tercekik sendiri, wakakakak..

Baliiikk..

Apa yang terjadi kalo telur direbus?

Putih telurnya itu menjadi keras and ngga gampang berceceran kalo kemudian tuh telur dibanting.

*walau dipikir2 yaa, tega amat sihh.. udah cape2 ngerebus telur ya kok begitu matang langsung dibanting, mending khan dilempar ke dalam mulut!*

Lalu bagaimana dengan kuning telurnya?

Naahh.. menurut gua kuning telur itu part yang paling menarik! Karena gua mengibaratkan kuning telur itu sebagai hati kita.

And menurut gua, hati itu ngga sedemikian gampangnya 'berubah' hanya karena telah mengalami berbagai tempaan hidup.

Hati, dalam artian hati yang terdalam, the core of our being.

Telur setengah matang menjadi contoh yang paling baik untuk menggambarkan kondisi 'manusia' secara 'ideal', tentu aja.. versi gua lha yauu, khan yang bikin postingan ini ya gua, hahaha :p

Why?

Karena we have to learn how to protect ourselves, itu penting! Karena kita ngga bisa selalu membiarkan diri kita berada dalam posisi vulnerable yang rentan bangets untuk disakiti oleh orang lain.

Karenanya memasang 'benteng' itu terkadang perlu, tapi you have to make sure kalo benteng yang dibangun itu ngga terlalu tinggi and terlalu kuat sehingga ngga hanya orang lain ngga bisa masuk ke dalam tapi juga membuat elo menjadi terpenjara oleh benteng yang elo buat sendiri, wakakakak..

Membuat suatu batasan tanpa harus kehilangan diri sendiri, di sinilah menurut gua soal kuning telur yang setengah matang itu, karena biar kata bagian luarnya, dalam hal ini putih telur yang menyelimuti si kuning udah lebih 'mengeras' tapii.. si kuning telur itu tetap mampu mempertahankan kelembutannya.

Hati kita itu memang harus diproteksi, karena jika bukan kita yang menjaganya, siapa lagi donks aww!

Tapii yang perlu diingat ituu.. dalam 'proses' menjaga hati, kita juga jangan sampai kebablasan sehingga hati kita itu menjadi sepenuhnya mengeras dan membatu, huaa.. tidak tidaakk.. kita harus tetap bisa mempertahankan 'denyutan'-nya!

Yang akhirnya kembali membawa gua pada kesimpulan mengenai.. keseimbangan!

Huahahaa.. ngga ngerti dhe, mungkin emang benar yaa.. ketika kita 'mempercayai' sesuatu maka sedikit demi sedikit itu kita akan 'menemukan' contoh2 yang seakan mengkonfirmasi apa yang kita percayai.

Karenanya apa yang kita percayai itu sendiri menjadi sesuatu yang penting, amat penting, karena jangan sampai kita mempercayai apa yang salah sehingga 'ditunjukkan' banyak hal yang mendukung apa yang salah itu sehingga kita menjadi semakin yakin sesuatu itu 'benar' akan hal yang pada dasarnya adalah 'salah'!

Huahahaha.. bahasannya bribets amat, itu tandanya mari kita akhiri postingan yang satu ini, haha.. sampai jumpa di postingan berikutnyaa ;)

Selamat menikmati hari Sabtuu..

Topic ended : Sabtu, 2 April 2011 (6:23 am)

-Indah-

Wednesday, March 16, 2011

Bubur Kesabaran

 Gambar diambil dari :
http://tastesasgoodasitlooks.blogspot.com/2007/03/chinese-rice-porridge-congee.html


Topic starter : Rabu, 16 Maret 2011 (3:12 pm)

Ngga perlu keahlian tingkat tinggi untuk bisa membuat bubur. Karena setiap orang bisa membuatnya, yang dibutuhkan pun ngga susah2 amat untuk dicari, karena hanya butuh beras/nasi, air dan gas, itu aja. Gampang khan?

Tapii.. ada satu hal penting yang seringkali kelupaan.

Membuat bubur, dan kita ngga lagi membicarakan tentang citarasa lho yaa, memerlukan satu hal khusus, hal yang mana betapapun seringnya kita 'berlatih' membuat bubur, tetap memerlukan kadar yang sama, yaitu.. kesabaran!

Huahahaha.. bener dhee.. bikin bubur itu ngga butuh keahlian, tapi amat sangaaaat butuh kesabaran!

And gua mo tepuk tangan bentar untuk para penjual bubur yang menjajakan bubur mereka tiap harinya..

Plok ploookk plook!!

Kalian itu hebaaat!

Serius, I'm not joking!

Karena bikin bubur itu harus terus diaduk supaya ngga gosong karena kalo ada bagian yang gosong maka akan berlaku peribahasa, karena gosong setempat, rusak bubur sepanci! Huahahaha :p

Dan betapapun seringnya elo membuat bubur, tetap aja ngga bisa memangkas waktu pembuatannya menjadi setengah waktu yang seharusnya hanya karena elo udah terbiasa membuatnya.

And kalo gua memikirkan tentang usaha makanan yang mana harus gua tangani sendiri pembuatannya, gua tau gua harus mencoret usaha bubur dari daftar karena rasanya gua akan keburu jadi gila duluan sebelon uang yang gua investasikan untuk membuka usaha bubur itu balik modal, wakakakakak :p

Soo.. are you patience enough? Coba bikin bubur tiap hari selama sebulan and liat apa emang kalian sesabar yang selama ini kalian kira?!

Topic ended : Rabu, 16 Maret 2011 (3:23 pm)

-Indah-

Saturday, February 26, 2011

Update Dari Sang Kodok

 Gambar diambil dari :
http://livinginnarnia.blogspot.com/2009/01/fart-n-walk.html


Topic starter : sabtu, 26 Februari 2011 (9:14 pm)

Masih inget ngga kalo kemaren ini gua menemukan kodok di kamar mandi gua? Naahh.. tadi pagi tuh kodok itu masih ada bo! Hahaha :p

Baiklah, mari gua ceritakan lagi kronologisnya sekaligus kesimpulan gua.

Kemaren pagi pas lagi mandi, ketika gua mengulurkan tangan buat ngambil sabun berikut tempatnya yang ada di atas bak mandi buat dipindahin ke washtafel biar sabunannya lebih gampang, tau2 ada yang meloncat dari balik tempat sabun yang bikin gua terkaget2.

Ketika rasa kaget gua mereda, gua menemukan bahwa yang melompat itu adalah.. kodok! Iyaa, kodok! Itu lhoo yang biasanya ada di menu restoran yang menjual masakan dari negeri tempat hewan pemakan bambu bermata hitam berbulu putih itu tinggal.

Wakakakak.. mo ngomong Chinese food aja jadi melenceng ke mana2 :p

And percayalah, kodok itu lebih enak kalo udah terhidang di meja abis digoreng tepung atau digoreng mentega ataupun dimasak pake saus tauco daripada ngeliat versi hidupnya yang masih bisa meloncat-loncat ke sana ke mari tanpa permisi!

Akhirnya gua putuskan untuk nyuekin tuh kodok and melanjutkan mandi.

Dan ketika malam tiba and saatnya untuk kembali menyambangi kamar mandi, rada lega ketika tidak menemukan si kodok di tempat pertama kali dia bertengger, la la laa.. bisa mandi dengan tenang sampai ngga tau kenapa pandangan mata gua kemudian tertuju ke sikat WC dan di sana gua menemukan sang kodok sedang nangkring di wadah penyimpan sikat itu and serasa menyeringai ke arah gua gitu, aiihh.. terus seakan tau gua sedang mengamatinyaa, dia sengaja tetap nongkrong di sana tanpa mau beranjak sedikitpun.

Yaa.. sutralah, yang penting dia ngga menganggu gua!

And tadi pagi gua berharap tuh kodok bener2 udah berlaluu dari kamar mandi gua, terserah dia dhe mo menghilang dengan cara gimana, pokoknya gua ngga perlu menemukannya kembali di kamar mandi gua!

Uhuyy.. sepertinya harapan gua terkabul karena sampai dengan siraman kesekian dari gayung berisikan air yang membasahi badan, that froggie was nowhere to be seen, yeaahh!

Tapii.. rupanya gua kelewat cepat senang, hahaha.. karena pas gua mo mengembalikan tempat sabun ke tempatnya semula, di sanalah gua kembali melihat si kodok! Grr.. masih ajee ada di kamar mandi guaa.. betah amat seeh?! Keluar napee..

Tapi ada yang aneh dengan kodok itu pada pagi hari tadi, karena kalo kemaren itu nih kodok terlihat amat sangat bersemangat, tidak demikian halnya dengan rupanya hari ini yang terlihat kelelahan dan tanpa gairah!

Setelah mikiiiiiiiirrrr lumayan lama, akhirnya kelar mandi gua ngambil tisu terus menjepit tuh kodok dengan dua jari tangan gua sambil berharap kalo tuh kodok kaga bakal ngeloncat terus nemplok di wajah gua pas gua pegang dia!

Ternyata dugaan gua bener, tuh kodok emang sepertinya lagi ngga fit, tapi tetap aja gua ngga lupa bilang ke dia, "Behave ya!", huahahaha.. terus gua buka pintu kamar and cuman sanggup melepaskan dia di teras atas bagian belakang, abis geli juga megang dia lama2, huhuhu..

Demikian kisah mengenai keberadaan sang kodok di kamar mandi gua 2 hari belakangan ini, tapii.. ini bukan akhir dari postingan gua kali ini, huahahaha..

Karena kodok itu tentu membawa sebuah 'pesan' khan? ;)

Ini bukan kali pertama kamar mandi and kamar tidur gua itu mendapat kunjungan istimewa dari kodok! Rasanya ada 2 pelajaran yang gua dapatkan kala itu, cuman gua udah lupa sih apaan aja, hahahaha..

Kurang lebih ini nih :
- jump a little bit higher and try a little bit harder
- don't give up no matter how seemingly impossible

Huahaha.. udah gua bilang gua rada lupaa :p

Anywayy.. hal yang pertama kali terlintas dalam otak gua di hari pertama gua melihat sang kodok itu adalah mengenai poin pertama : jump a little bit higher and try a little bit harder, yang ngga tau kenapa jadi gua kaitkan dalam soal konsistensi dalam upaya meraih mimpi, berusahalah lebih keras dan lompatlah lebih tinggi, tentu aja bukan dalam artian harafiah, haha.. yang gua tangkap masih rada samar2, but I just can't get rid of this thing tiap kali teringat akan sang kodok.

Lanjutt..

Lucunyaa.. di hari kedua, yaitu hari ini, gua melihat si kodok, gua mendapatkan "kesimpulan" lanjutan dari apa yang gua dapatkan kemaren.

Melihat sang kodok yang terlihat kelelahan dan tidak bersemangat itu, ntah kenapa gua jadi merasa si kodok itu sebagai perwakilan dari mereka yang telah mencoba beragam cara untuk mewujudkan mimpi mereka tapi selalu menemui jalan buntu dan penolakan demi penolakan hingga akhirnya mereka merasa kelelahan dan patah semangat dalam mengejar apa yang menjadi impian mereka.

Seperti si kodok yang kemaren itu masih semangat lompat2an ke sana kemari berusaha mencari jalan keluar dari kamar mandi gua tapi karena ngga juga berhasil menemukan celah yang bisa dilaluinya untuk kembali ke alam terbuka di mana dia bisa becanda dengan bebas dengan sang angin dan berceloteh riang sambil menggoda ikan2, akhirnya sang kodok mulai merasa putus asa dan membiarkan dirinya tenggelam dalam ketidakberdayaannya.

Kenapa gua akhirnya memutuskan untuk membantu mengeluarkan tuh kodok dari kamar mandi gua?

Karena gua mikir.. kalo gua ada dalam posisi si kodok, gua akan senang sekali kalo ada orang yang akan membantu menyemangati gua supaya ngga patah semangat walau belon juga berhasil mewujudkan mimpi gua.

Wait.. ini lagi ngomongin si kodok kok malah nyambungnya ke impian ya? Ahahaha.. ngga ngerti dhe, kadang gua mikirnya suka nyampur githu, hihihi.. and kayanya lebih asyik gini sih, mencampuradukkan kedua dunia, wakakakak..

Lanjutt..

Mari coba bayangkan elo ada dalam posisi sedang mengejar sebuah mimpi tapi ternyata berbagai macam usaha yang elo lakukan yang pastinya udah menguras seluruh tenaga elo dan juga menyita waktu serta mempengaruhi elo secara emosional, tapi ya kok masih belon juga melihat titik terang ataupun mengecap rasa manis dari kerja keras elo mewujudkan mimpi..

Kecewa? Sedih? Lelah? Merasa semuanya sia2 and buang2 waktu? Gua rasa itu wajar kalo sesekali merasakan seperti ituu..

Tidakkah menyenangkan ketika elo ada dalam posisi seperti di atas, you get someone yang ngga pernah lelahnya cheering you up, mencoba kembali membangkitkan semangat juang elo and ngga pernah bosan mengingatkan elo bahwa you can't give up now, you just can't cause your dream is part of your soul, but giving it up.. it's like letting a part of your soul dying.

Bukan berarti orang itu adalah the solution of your so-called problems juga sih, cuman gua rasa at times just by knowing that you're not alone, knowing that there's actually someone who cares enough about you.. it's much more than enough untuk bisa membuat elo kembali mengumpulkan serpihan2 semangat yang mulai tercerai berai menjadi satu bongkahan yang solid lagi untuk kembali melaju dalam perjalanan menuju terwujudnya sebuah mimpi.

Uhuyy.. asyik bangets khan tuh, dari seekor kodok yang "nyasar" ke kamar mandi, gua bisa mendapatkan hal di atas! ;)

Makasih yaa, Kodok.. and semoga di manapun elo berada saat ini, elo udah kembali merasa lebih baik dan bersemangat dalam menjalani hari2 elo ke depan nanti!

Caiyoo, Kodok, dan berhati2lah agar ngga berakhir di meja makan! Ahahahaha..

Topic ended : Sabtu, 26 Februari 2011 (11:32 pm)

-Indah-

Friday, February 25, 2011

Masih Tentang Konsistensi!

 Gambar diambil dari :
http://www.postcrossing.com/user/indah79ers


Topic starter : Jumat, 25 Februari 2011 (1:00 pm)

Hohoho.. ada beberapa, tepatnya sih 2, tapi lebih dari satu itu udah masuk dalam kategori "beberapa" khan? :p

Lanjuttt..

Eh salah, daripada lanjut, lebih enak kalo diulang aja, ahahaha..

Hohoho.. ada beberapa hal yang menarik yang terjadi di 2 tempat maya yang berbeda, 1 di my30s, and satunya lagi di akun postcrossing gua, yang mana kedua2nya walau berbeda fungsi tapi pada akhirnya mengacu pada kesimpulan yang sama, masih tentang konsistensi!

Enakan ngomongin yang mana dulu yaa? Ahahaha..

Baiklah, biar bisa di-link ke sini, lebih baik gua bikin postingan yang satunya dulu, hihihi..

Be right back, babeee.. don't go anywhere!

Baiklahh.. postingan "pendukung" udah kelar digarap..

Yang pertama itu dari sini.

Tentang postingan "Capung" yang berhasil menggeser tahta yang selama ini selaluu dikuasai oleh "Handsome Parades : Kim Bum"!

Pergerakan "Capung" menuju puncak itu bikin gua jadi teringat akan cerita tentang si kura2 dan kelinci yang berlomba menuju garis finish yang mana berkat kekonsistenan kura2 (dan tentunya dibarengi dengan ketidakkonsistenan kelinci) yang mana biar langkahnya itu pelan tapi karena sang kura2 terus melangkah hingga akhirnya malah lebih dulu mencapai garis finish dibanding kelinci yang sebenernya bisa sampai duluan andai dia ngga terlallu jumawa ketika telah memimpin dan malah tidur karena dia meremehkan si kura2.

Anywayy..

Kura2 dan capung itu contoh yang bagus sekali soal konsistensi, huahahaha.. kenapa yaa 'pesan' yang gua dapatkan belakangan ini tuh menyinggung soal konsistensi muluu..

Hal berikutnya itu sehubungan dengan postcrossing seperti juga yang pernah gua singgung di sini.

Per tanggal 25 Februari ini, posisi gua udah merangkak naik ke peringkat 43 dari most postcards sent from Indonesia sementara dari longest distance sent from Indonesia, gua menempati urutan ke-42.

Target gua sekarang ini adalah masuk ke top 10, huahahaha..

Dari posisi di mana gua sekarang ini berada, emang kayanya masih amat sangat susah untuk menembus masuk ke posisi top 10, terlebih karena gua baru setengah perjalanan kurang dari postcard minimum yang dikirim oleh peringkat ke-10, ditambah lagi kalo para top 10 masih pada aktif di postcrossing maka dapat dipastikan makin sulitlah menembus masuk, terlebih kalo negara tujuan gua itu yang belets2 dalam nerima postcard, huhuhu.. makin kecillah kemungkinannya.

Tapii.. rasanya apa yang gua pelajari selama ini adalah..

Jangan fokus ke hasil akhir, tapi just do one step at a time, boleh sih sesekali memandang ke depan ke tempat yang ingin kita tuju, tapi kalo terlalu fokus ke sana, bisa2 stress sendiri menyadari betapa jauuuuuhhhnya perjalanan yang masih harus ditempuh! Ahahahaha..

And you know what, mau ngga mau, gua selalu teringat akan prinsip si BeppoTukangSapuJalanan!

Coba baca ke sini dhe.

And untuk menutup soal konsistensi ini, tebak apa yang pagi tadi gua temukan di kamar mandi?

It was none other than.. FROG!

Iyaaa.. lagi2 gua menemukan kodok di kamar mandi gua! Amplop dhe aww.. kali ini gua kaga kepikiran soal apa2, tentang apa yang bisa gua pelajarin dari kejadian yang ngga biasa ini, hahaha, karena gua langsung teringat akan 'pelajaran' yang gua dapatkan dulu dari makhluk yang sama.

Berbicara tentang kodok, huaa.. beginilah kalo sistem penyimpanan file postingan kaga teratur and punya kelewat banyak blog dengan isi yang berbeda2, ahahaha..

Pokoknya yang masih nempel sehubungan dengan kodok itu adalahh.. jump a little bit higher and try a little bit harder..

And still.. it's all about consistency boo!!

Konsisten untuk terus melompat, konsisten untuk terus mencoba karena hanya dengan terus melakukannya, barulah suatu saat nanti akan menemukan jalan keluar dan a breakthrough!

Naahh.. itu dia!

Konsisten.. kenapa itu terus yang datang menghampiri gua? Apa karena gua masih belon juga menguasai "ilmu" konsistensi ya? Ahahahaha..

Btw, itu pertanyaan retoris :p

Ok dhe, froggie.. gua akan belajar konsisten.

Good luck, Indah ;)

Topic ended : Jumat, 25 Februari 2011 (5:48 pm)

-Indah-