Sunday, July 18, 2010

Forward : Paruh Rajawali

Gambar diambil dari :
http://www.ventanaws.org/images/species/species_condors/CondorDB03.jpg


Topic starter : Senin, 19 Juli 2010 (10:16 am)

Biasanya gua itu males ngambil Warta Jemaat yang dibagikan di pintu2 masuk sebelum mulai kebaktian. Karena apa yaa? Gua pikir tuh warta juga jarang bangets gua baca, paling sering diliat2 justru pas waktu khotbah, hahaha.. jadi malah ngga konsen khan ama apa yang dikhotbahin pendeta :p

Dan lagi kalo gua ngambil terus tuh warta hanya akan menjadi another tumpukan kertas di rumah, jadi ngerasa bersalah ma pohon2 yang udah digunduli untuk menjadi tuh kertas, jadilah seringkali gua menolak ketika mo dikasih warta.

Anywayy.. kemaren itu ntah kenapa akhirnya gua ngambil, mungkin karena gua ke gereja alone, biasanya khan bareng yang lain jadi andai mo liat sekalipun, gua tinggal pinjam aja punya yang lain.

Ternyata memang ngga ada yang 'kebetulan' kenapa kemaren gua tergerak untuk ngambil tuh warta karena tumben2an kemaren itu ada "Sisipan Warta Rayon 1F" yang isinya itu mantapss..

Gua akan ketikan ulang untuk kalian siapa tau mau ikutan baca2 juga.

Judulnya "Paruh Rajawali", diambil dari Sisipan Warta Rayon 1F GBI edisi Minggu, 18 Juli 2010.

~.*.~

"Paruh Rajawali"

Rajawali adalah burung yang istimewa, bahkan mendapat tempat khusus di dalam Alkitan. Keistimewaannya bukan saja karena kekuatan sayapnya, yang memang dimilikinya karena "didikan" yang keras dan luar biasa, namun juga karena paruhnya yang kuat dan kokoh.

Paruh rajawali amat kuat sehingga burung itu ditakuti dan disegani. Tapi, tahukah Anda apa yang terjadi dengan paruh rajawali setelah melewati tahun-tahun panjang? Paruh yang kuat itu bisa melapuk dan akhirnya tidak mampu lagi dipergunakan untuk memangsa hewan lain. Jika keadaan ini berjalan terus, tentu rajawali itu tidak akan memperoleh makanan dan akhirnya matilah ia.

Itu sebabnya rajawali kemudian dengan sengaja mematahkan paruhnya itu ke cadas hingga hancur. Justru setelah paruh lamanya hancur, ia harus bertahan sejenak, dan kemudian tumbuhlah paruh yang baru dan kuat. Rajawali itu menjadi kuat kembali. Hanya dengan cara demikianlah ia bisa terus bertahan hidup lama.

Pembaharuan juga bisa terjadi dalam kehidupan kita, dan itu dikerjakan langsung oleh Allah. Iman kita bisa saja menjadi rapuh karena mandeg dan tidak berkembang lagi. Namun, Allah senantiasa mengajar kita untuk mau dan mampu memperbaharui kehidupan iman kita, sehingga kita menjadi muda kembali, bertenaga dan dinamis.

Bagaimana dengan kehidupan iman Anda? Adalah hal-hal yang rapuh dan mandeg karena tidak kita jaga dan kembangkan? Mintalah kepada Tuhan agar Ia memperbaharui kita. Walau itu berarti "paruh iman" kita harus hancur ketika mengalami didikan Allah yang keras. Semua itu menghasilkan paruh baru yang muncul dari kehidupan iman kita yang kembali bergairah, hidup dan dinamis. Bersediakah Anda?

~.*.~

Ntah kenapa, bacaan di atas itu berkesan buat gua, mungkin karena "kebetulan" gua membaca ini di kala sejak beberapa hari belakangan ini gua emang lagi berada dalam kondisi mandek plus mentok, hahaha..

Apa itu artinya harus mulai mematahkan "paruh" yang ada sekarang ini dan memulai sesuatu dari nol lagi?

Karena dalam kondisi mandek seperti sekarang ini, gairah itu sedang bersembunyi di tempat di mana ia sepertinya tidak ingin gua temukan.

Huff.. jadi kembali diingatkan tentang keinginan gua untuk menjalani hidup di tahun 2010 ini, to be a baby again karena bayi dan little children itu lebih gampang terpukau akan banyak hal, they see small little things we often take for granted as wonders and miracles.

Ya ya yaa.. sepertinya "Paruh Rajawali" itu datang dengan membawa pesan untuk gua mengingat kembali niatan gua dalam menjalani hari2 di tahun 2010 ini.

Setengah tahun telah genap berlalu dengan segala pasang surut dan tanjakan serta turunannya. What's done is done and there's nothing I can do to make it undone. Relakanlah.. Relakanlah apapun yang telah terjadi and harus belajar untuk ngga stuck in the moment terus menerus, karena gua masih punya paruh waktu setengah tahun kedua dalam tahun ini untuk membuat gua tidak mengulangi kesalahan yang sama and learn from things that I made wrong sebelumnya.

Hmm.. hmm..

Topic ended : Senin, 19 Juli 2010 (10:49 am)

-Indah-
the soul traveller

No comments:

Post a Comment