Showing posts with label bookworms. Show all posts
Showing posts with label bookworms. Show all posts

Friday, October 28, 2011

Books : Flat Stanley

Gambar diambil dari : koleksi pribadi


Topic starter : Jumat, 28 Oktober 2011 (1:29 pm)

Huaa.. gua patut bergembira hati karena mood baca gua belakangan ini yang udah kelamaan bangets drop dead gorgeous eehh mulai menggeliat kembali ke level yang rada normalan dikits, ahahaha..

Jadilah dalam rangka merayakan kembalinya semangat membaca, gua akan menayangkan review atau apapun namanya, pastinya isinya soal pendapat bercampur ringkasan dari buku yang gua baca :p

Yang mendapat kesempatan untuk dibahas di edisi postingan kali ini adalah buku berjudul "Flat Stanley" karangan Jeff Brown.

Flat Stanley? Itu nama sebenarnya? Tentu bukan, namanya Stanley Lambchop, julukan "Flat Stanley" sendiri didapatkan setelah suatu pagi Stanley terbangun dan tubuhnya menjadi gepeng karena tertimpa bulletin board saat tidur!

Dokter yang diminta memeriksa Stanley hanya bisa bilang, "Sometimes we doctors, beside all our years of training and experience, can only marvel at how little we really know."

Tapi Stanley tidak ada waktu untuk berduka karena bentuk tubuhnya yang baru ini membawanya ke dalam berbagai petualangan yang hanya bisa dijalaninya setelah bertubuh gepeng.

Seperti misalnya keluar masuk rumah melalui kolong pintu, jadi kaga perlu repot2 membuka dan menutup pintu. Dan lagi ketika cincin nyokapnya terjatuh ke dalam selokan, Stanley bisa mengambilkannya. Ayahnya juga bisa menggulung tubuh Stanley untuk kemudian menjinjingnya sementara tangannya yang bebas bisa digunakan untuk menggandeng Arthur, adik Stanley.

Arthur sempat merasa kesal dan iri akan perhatian yang didapatkan Stanley dengan tubuh barunya itu namun Stanley memainkan perannya sebagai kakak yang baik dan mengusulkan Arthur untuk menggunakannya sebagai layangan sehingga untuk sementara perhatian beralih pada Arthur dengan layang2nya yang besar dan tampak demikian hidup.

Berkat tubuh barunya pula Stanley dapat membantu penangkapan gerombolan pencurian di Famous Museum of Art!

Tapi segala sesuatu selalu ada sisi enak dan ngga enaknya, demikian juga halnya yang dialami Stanley.

Stanley sempat mengeluh ke orangtuanya, "It's the other kids I'm mostly mind," he said, "They don't like me anymore because I'm different. Flat."

"Shame on them," Mrs. Lambchop said. "It is wrong to dislike people for their shapes. Or their religion, for that matter, or the color of their skin."

Gua pikir kalimat di atas itu kalimat yang mantaps untuk diselipkan di buku cerita yang targetnya adalah untuk dibaca anak2 karena pesan yang terkandung di dalamnya itu kereenn!

Tapi keadaan ini pula yang kembali mendekatkan Stanley dengan Arthur yang menghibur Stanley yang tampak amat murung dengan kondisi badannya yang tidak lagi dirasakannya sebagai sesuatu yang menyenangkan.

Tiba2 Arthur mempunyai ide dan berkat yang dilakukannya itu, tubuh Stanley kembali normal, yeaahh.. dan cerita ini pun berakhir dengan bahagia :D

Dengan berakhirnya cerita Flat Stanley, maka berakhir pula pembahasan tentang nih buku, haha.. 

"Flat Stanley" pertama terbit di tahun 1964 dan telah ada beberapa seri lainnya yang menceritakan tentang petualangan yang dialami oleh Stanley tapi gua belon baca sih.

Okee dokee.. met menikmati hari Jumat dan sampai jumpa di edisi postingan berikutnya yang masih belon jelas akan membahas soal apaan, ahahahaha :p

Topic ended : Jumat, 28 Oktober 2011 (2:53 pm)

-Indah-

Thursday, October 27, 2011

Books : Mr. Majeika Joins The Circus

Gambar diambil dari : koleksi pribadi



Topic starter : Kamis, 27 Oktober 2011 (12:54 pm)


Gua baru tau mengenai seri Mr. Majeika ini pas liat2 diskon buku impor di Gramedia TA sekitar awal bulan September lalu. Kala itu, ada lumayan banyak buku seri Mr. Majeika ini hanya saja karena harganya yang lumayan juga walau telah didiskon 70% mengingat jumlah halamannya yang tidak terlalu tebal, kurang dari 100, maka gua menunda membelinya, haha..


Gua baru beli 1 buku Mr. Majeika ini karena pas gua balik lagi ke Gramedia TA di bulan Oktober, buku2 lainnya yang gua pengen itu udah pada kaga ada, huhu.. jadilah daripada pulang dengan tangan kosong, gua membeli 1 buku Mr. Majeika beserta beberapa buku lainnya.


Ternyataa.. ngga salah emang kalo cover itu harus yang menarik karena salah satu hal yang menarik gua akan Mr. Majeika ini dari pertama melihatnya adalah covernya yang lucu dan ternyata setelah membaca bukunya, ternyata covernya ngga 'menipu' karena ceritanya mang otree dan seru, haha..


Secara singkat, Mr. Majeika itu adalah mantan penyihir yang sekarang banting setir jadi pengajar Class Three yang mana berhubung sekarang ini Mr. Majeika blends with ordinary people artinya no magic is allowed in public! Tapii.. kalo lagi sendirian sih ngga masalah kalo Mr. Majeika mau menggunakan kemampuannya itu.


And psstt.. tau kaga sih kalo kadang2 Mr. Majeika itu suka membandel lhoo.. dia suka terbang dari rumah menuju sekolahnya, tentu saja sebelumnya Mr. Majeika menggunakan mantera menghilangkan diri demi menghindari kehebohan apabila ada yang melihatnya sedang melayang di udara, haha..


Dalam seri kali ini, Mr. Majeika mengajak Class Three mengunjuungi rombongan Tottle's Circus yang mana salah seorang pemainnya, Billy Balance, sedang mengalami masalah keseimbangan padahal Billy amat membutuhkannya untuk bisa 'menari' di atas tali renggang dari satu sisi ke sisi lain dari panggung sirkus.


-paused : Kamis, 27 Oktober 2011 (3:40 pm)-


Topic continues : Kamis, 27 Oktober 2011 (8:35 pm)


Akhirnya Mr. Majeika memakai kekuatannya untuk menolong Billy dan Billy yang sedang kehilangan kepercayaan dirinya memutuskan untuk minta bantuan Mr. Majeika untuk aksi panggungnya agar tidak dipecat dari pekerjaannya.


Awalnya Mr. Majeika menolak, tapi berkat tipu muslihat dari musuh terbesar Mr. Majeika, Wicked Wilhelmina Worlock yang juga dikenal sebagai Rubber Face, Mr. Majeika malah terpenjara bersama rombongan sirkus yang berangkat menuju London untuk aksi langsung yang akan diliput stasiun TV.


Oo.. apa yang akan terjadi selanjutnya karena Mr. Majeika secara misterius kehilangan kekuatan sihirnya! Lalu mengapa Class Three seakan bermimpi menjadi bagian dari sirkus? 


Untuk kisah selengkapnya, jangan lupa baca bukunya ya, ahahaha..


Pas gua iseng2 baca cerita singkat mengenai pengarangnya, Humphrey Carpenter, ada perkataannya yang demikian menggelitik buat gua.


Humphrey once said, "The nice thing about being a writer is that you can make magic happen without learning tricks. Words are the only tricks you need. I can write : "He floated up to the ceiling, and a baby rabbit came out of his pocket, grew wings, and flew away." And you will believe that it really happened! That's magic, isn't it?"


I lovee those words!! Mantapss!!


Topic ended : Kamis, 27 Oktober 2011 (9:44 pm)


-Indah-

Friday, July 1, 2011

Books : Anak2 Gang Buntu No. 1

The Family from One End Street (Puffin Modern Classic Relaunch): And Some of Their Adventures (Puffin Modern Classics)The Family from One End Street (Puffin Modern Classic Relaunch): And Some of Their Adventures by Eve Garnett


My rating: 4 of 5 stars




May 21, 2011


Hahaha.. ntah kenapa tiap kali mo ngambil buku untuk dibaca, gua malah akhirnya malah membaca ulang dan bukannya ngambil buku yang sama sekali belon pernah gua baca :p


Tapi yaa.. sutralaahh.. toh gua juga ngga inget jadi sekalian nge-refresh memory plus bikin review di sini, hahaha :D


~.*.~


May 22, 2011


Baru nyampe halaman 30an and sejauh ini gua udah berkenalan dengan anggota komplit dari keluarga Ruggles, mari mari gua perkenalkan kalian dengan mereka yang totalnya berjumlah 9 orang, wooww! Tapii.. jangan tanya ke gua soal umur mereka, ahahahaa :p


Sang ayah bernama Josiah, bekerja sebagai tukang sampah dan istrinya yang bernama Rosie bekerja sebagai tukang cuci dan membuka binatu di rumah mereka yang pencuciannya masih secara manual.


Putri sulung mereka bernama Lily Rose, anak berikutnya masih seorang perempuan bernama Kate disusul oleh si kembar James and John yang mempunyai adik laki2 yang dinamai nama ayah mereka, Jo(siah?), lalu kembali lahir anak perempuan lainnya bernama Margareth Rosie serta William melengkapi formasi keluarga Ruggles.


Itu semua terangkum dari bab 1 yang berjudul "Penamaan".


Bab kedua menceritakan tentang "Lily Rose & Selendang Sutra Hijau" yang mana niatan baik tidak selalu berujung pada hasil yang baik pula, hahaha..


Bab ketiga tentang anak kedua, "Kate, Sebelas Plus - Sekaligus Minus" yang masih dalam tahap pembacaan jadi I can't tell you much about her :p


~.*.~


Masih May 22, 2011


Kisah Kate menceritakan tentang anak kedua keluarga Ruggles yang mendapatkan beasiswa! Huaa.. bukankah ini kabar yang menggembirakan, tapi kenapa Bu Ruggles mumet memikirkan tentang banyak hal yang harus mereka persiapkan untuk sekolah Kate nanti?


Aahh.. pasti karena di sekolah baru Kate nanti, Kate harus memakai seragam, tidak hanya itu, pihak sekolah juga meminta keluarga Ruggles mempersiapkan raket tenis untuk Kate, belon lagi yang lainnya, duhh.. darimana mereka bisa mendapatkan uang untuk menyediakan semua keperluan itu!


Belum lagi Kate yang bandel tetap memakai topi sekolahnya yang baru ketika berlibur ke pantai, walau telah dilarang ibunya, akhirnya topi itu tersapu ombak dan terbawa ke tengah laut, huhuhu.. sementara uang yang tersisa tidak cukup untuk membeli topi baru.


Ahaa.. tiba2 Kate mendapatkan ide untuk memetik jamur dan menjualnya ke toko buah karena Kate baru tau ternyata jamur itu dijual lumayan mahal! Pas lagi memetik jamur yang hanya tersisa tiga jamur kecil saja, tiba-tiba Pak Tani menangkap basah Kate dan menuduhnya telah mencuri jamurnya selama 2 minggu belakangan, ooo.. bagaimana Kate bisa terlepas dari tuduhan itu? Dan berhasilkah Kate mendapatkan sisa uang yang diperlukannya untuk membeli topi baru? Ataukah Kate harus pasrah memakai topi yang berbeda warna, sesuai dengan anjuran ibunya? Pastikan kalian membaca bab ketiga ini sebelon beralih ke bab berikutnya, haha :p


Bab keempat menceritakan tentang si kembar, James (yang dipanggil Jim) dan John dalam bab berjudul "Gerombolan Tangan Hitam", apa pula itu? Keinginan Jim untuk bertualang membawanya bertemu dengan Gerombolan Tangan Hitam secara tidak sengaja. Namanya cukup menyeramkan ya, haha, walau sesungguhnya ini hanyalah kumpulan anak2 yang saling menceritakan petualangan mereka selama seminggu. Masih belon kelar baca yang bab ini, hehe.. jadi nanti disambung lagi, otree?


~.*.~


May 23, 2011 (9:29 am)


Karena tidak terbiasa menyimpan rahasia dari saudara kembarnya, Jim mengigau dalam tidurnya, belum lagi John terus menerus berusaha mengorek ada apa dengan kembarannya itu, dan Jim kuatir ia terpaksa harus membuka rahasianya yang disimpannya rapat, karenanya di pertemuan berikutnya dengan kaum "Gerombolan Tangan Hitam", Jim menanyakan apakah boleh ia mengajak John untuk masuk dalam kumpulan mereka. Setelah melalui perembukan yang tidak berjalan alot, John pun menjadi bagian dari 'keluarga' baru Jim.


Jim dan John memutuskan untuk berpisah jalan dalam memulai 'petualangan' mereka, Jim tetap keukeuh berusaha menyusuri sungai, kali ini ia bertekad hendak menjadi penumpang gelap dari kapal tongkang yang dilihatnya. Sejauh ini, Jim berhasil menyusup masuk dan bersembunyi di dalam sebuah pipa. Dari niatan awal menjadi penumpang gelap, akhirnya pandangan mata Jim pun menjadi gelap ketika kepalanya terbentur bagian atas pipa dan kesadarannya hilang.


Huaa.. apa yang akan terjadi pada Jim selanjutnya? Sabar yee.. belon kelar bacanya, ahahahaha :p


~.*.~


July 1, 2011 (8:10 pm)


Gua udah menyelesaikan membaca buku ini dari bulan lalu sih, lupa tepatnya kapan, ahahahaha..


And kesimpulan keseluruhan : I still like the book!


Lucunyaa.. kemaren ini gua sempet nemu notes yang gua selipkan di buku2 yang gua kirim ke temen gua, tapi mungkin temen gua itu ngga menyadari notes itu jadinya pas dia ngembaliin buku gua, tuh notes masih ada, wakakakakak.. and di notes ituu, ternyata gua menyebutkan bahwa buku ini adalah buku yang bikin gua jatuh cinta ama penerbit Liliput!


Jangan tanya ke gua apa penerbit ini masih aktif mengeluarkan buku apa kaga, ahahaha..


Anywayy.. kekuatan dari cerita2 yang ada dalam buku yang satu ini adalahh.. karena tokoh2nya itu sebenernya biasa2 aja, tinggal di lingkungan yang juga biasa2 aja, namun ternyata dari yang biasa2 itu bisa terjadi banyak kejadian luar biasa!


Naahh.. menurut gua itu amat sangat menarik, hahaha.. karena berapa banyak sih dari kita yang hidupnya itu ada di lingkungan yang luaarr biasa?


Buku ini seakan mengingatkan bahwa it doesn't need extraordinary things to feel extraordinary ;) Karena one way or another, kita semua itu istimewa dan mungkin saja mengalami hal yang luar biasa, kalau kita bisa jeli mensyukuri apa yang ada dalam hidup kita :D


Mantaps khan tuhh?


Jadii.. minat bacaa? :D


July 1, 2011 (8:16 pm)






View all my reviews

Friday, May 20, 2011

Books : 24, Senarai Kisah Dari Kampung Fiksi

Gambar diambil dari :
http://kampungfiksi.blogspot.com/p/buku-terbaru-kampung-fiksi.html


Topic starter : Jumat, 20 Mei 2011 (6:47 pm)

Yuhuu.. akhirnyaa yang dinantikan (setidaknya dinantikan oleh delapan penari kata, ahahaha) akhirnyaa.. akan segera ada dalam genggaman tangan!

Yupp.. kumcer berisikan 24 cerita yang dibuat sepenuh hati oleh delapan perempuan ceria yang suka menghabiskan waktu dalam Batcave ini telah selesai dicetak dan siap didistribusikan ke tangan para pemesan.

Bagaimana cara memesannya?

Gampang kok.. kirimkan e-mail kalian ke : kampungfiksi24@gmail.com, jangan lupa di bagian subjek kalian cantumkan : 24, SKDKF#1.

Harga? Ohohoho.. jangan kuatir, kaga menguras kantong kalian kok, karena cukup dengan mengeluarkan 45 ribu rupiah (belum termasuk ongkos kirim yaa, pengiriman akan dilakukan via Tiki ataupun Pos Indonesia, tergantung pilihan kalian sebagai pemesan) kalian akan mendapatkan beragam kisah yang menawarkan rasa yang berbeda.

Untuk sinopsis yang lebih lengkap bisa kalian liat di sini.

Yuukk yaakk yuukk.. mari kita kembali giatkan membaca karena dengan membaca dapat membuka gerbang untuk masuk ke dalam sebuah dunia yang mungkin selama ini belum pernah kita kenal.

Akhir kata, salam sejahtera dari Kampung Fiksi ;)

Topic ended : Jumat, 20 Mei 2011 (6:53 pm)

-Indah-

Thursday, May 19, 2011

Books : The Miraculous Journey of Edward Tulane

The Miraculous Journey of Edward TulaneThe Miraculous Journey of Edward Tulane by Kate DiCamillo








May 18, 2011


Baiklah, mari kita kembali membaca ulang buku yang satu ini, karena toh gua juga udah kaga terlalu ingat isinya, wakakakakak :p


*berartii.. nih buku kurang berkesan donks, walau mungkin aja bagus :D*


~.*.~


May 19, 2011


Let's see.. sejauh ini Edward udah tercebur ke laut lalu berganti nama menjadi Susanna ketika Lawrence sang nelayan menjaringnya bersama dengan ikan2 dan Nelli, istrinya, mendandaninya dengan gaun perempuan dan untuk pertama kalinya Edward merasakan.. bahagia.. tapii.. hidup masih berlanjut dan karena kecemburuan dari sang anak maka Edward kali ini harus merasakan hidup di antara tumpukan sampah dan berubah nama menjadi Malone ketika Lucy, sang anjing mengigitnya keluar dari tumpukan sampah dan membawanya Bull, sang majikan.


Ahh.. ga sabar membaca apa yang akan dialami Edward selanjutnyaa, huehehehe.. kadang ada untungnya juga pelupa ituu, wakakakak.. jadinya pas baca2 ulang gini serasa baru pertama kali baca, soo.. kejutan demi kejutan menjadi kenikmatan tersendiri dalam menelusuri kata demi kata, hahaha :p


~.*.~


May 18, 2011


Baiklah, mari kita kembali membaca ulang buku yang satu ini, karena toh gua juga udah kaga terlalu ingat isinya, wakakakakak :p


*berartii.. nih buku kurang berkesan donks, walau mungkin aja bagus :D*


~.*.~


May 19, 2011


Let's see.. sejauh ini Edward udah tercebur ke laut lalu berganti nama menjadi Susanna ketika Lawrence sang nelayan menjaringnya bersama dengan ikan2 dan Nelli, istrinya, mendandaninya dengan gaun perempuan dan untuk pertama kalinya Edward merasakan.. bahagia.. tapii.. hidup masih berlanjut dan karena kecemburuan dari sang anak maka Edward kali ini harus merasakan hidup di antara tumpukan sampah dan berubah nama menjadi Malone ketika Lucy, sang anjing mengigitnya keluar dari tumpukan sampah dan membawanya Bull, sang majikan.


Ahh.. ga sabar membaca apa yang akan dialami Edward selanjutnyaa, huehehehe.. kadang ada untungnya juga pelupa ituu, wakakakak.. jadinya pas baca2 ulang gini serasa baru pertama kali baca, soo.. kejutan demi kejutan menjadi kenikmatan tersendiri dalam menelusuri kata demi kata, hahaha :p


~.*.~


May 18, 2011


Baiklah, mari kita kembali membaca ulang buku yang satu ini, karena toh gua juga udah kaga terlalu ingat isinya, wakakakakak :p


*berartii.. nih buku kurang berkesan donks, walau mungkin aja bagus :D*


~.*.~


May 19, 2011


Let's see.. sejauh ini Edward udah tercebur ke laut lalu berganti nama menjadi Susanna ketika Lawrence sang nelayan menjaringnya bersama dengan ikan2 dan Nelli, istrinya, mendandaninya dengan gaun perempuan dan untuk pertama kalinya Edward merasakan.. bahagia.. tapii.. hidup masih berlanjut dan karena kecemburuan dari sang anak maka Edward kali ini harus merasakan hidup di antara tumpukan sampah dan berubah nama menjadi Malone ketika Lucy, sang anjing mengigitnya keluar dari tumpukan sampah dan membawanya Bull, sang majikan.


Ahh.. ga sabar membaca apa yang akan dialami Edward selanjutnyaa, huehehehe.. kadang ada untungnya juga pelupa ituu, wakakakak.. jadinya pas baca2 ulang gini serasa baru pertama kali baca, soo.. kejutan demi kejutan menjadi kenikmatan tersendiri dalam menelusuri kata demi kata, hahaha :p


~.*.~


May 20, 2011


Akhirnyaa.. semalam kelar juga baca nih buku, yeaahh..


Dipikir2, kasian juga perjalanan yang harus dilalui oleh si Edward, huhuhu.. 7 tahun berkelana bersama dengan Bull dan Lucy, mendengarkan dengan setia kisah2 yang diceritakan oleh para gelandangan teman Bull, sebelon akhirnya didepak keluar dari kereta api yang sedang bergerak yang membuat Edward kembali harus berpisah dengan orang yang disayanginya.


Edward yang terakhir dikenal sebagai Malone kembali harus berganti nama, kali ini sebagai Clyde, nama yang diberikan oleh seorang wanita yang menjadikannya sebagai pengganti orang2an sawah dan hanya bisa pasrah ketika digantungkan di tengah2 kebun sayur untuk mengusir para gagak.


Tidak lama nasib yang harus dijalani Edward sebagai Clyde karena suatu malam, Bryce, seorang bocah laki2 yang bekerja membantu wanita itu menurunkannya dari tiang dan membawanya menemui adik perempuannya, Sarah Ruth yang amat senang sekali mendapatkan mainan miliknya sendiri. Clyde lalu berubah nama menjadi Jangles dan untuk pertama kalinya Edward menikmati dekapan hangat dari seorang manusia yang memeluknya dengan penuh kasih sayang.


Namun lagi2 nasib sepertinya belum bisa membiarkan Edward mendapatkan kebahagiaan yang lebih permanen karena Sarah Ruth yang memang telah sakit2an sejak pertama Edward bertemu dengannya akhirnya meninggal dunia. Bryce mengajak Edward pergi ke kota Memphis untuk memulai kehidupan baru di mana Edward menjadi kelinci penari yang menari diiringi alunan suara harmonika yang dimainkan Bryce.


Edward benci peran barunya ini, ia tidak keberatan menari untuk Sarah Ruth, tetapi menari di hadapan orang asing ini sama sekali tidak dinikmatinya. Dan kunjungan Bryce ke sebuah kedai makan untuk memuaskan panggilan perutnya yang minta diisi, membawa Edward bertemu dengan Lucius Clarke, seorang tukang reparasi boneka yang ditemui Bryce untuk membantunya menolong Edward yang kepalanya pecah menjadi 21 kepingan ketika sang pemilik kedai yang marah, karena Bryce tidak mampu membayar hidangan yang telah dimakannya, menghantamkan kepala Edward ke meja dengan kerasnya.


Ada harga yang harus dibayar mahal oleh Bryce karena Lucius tidak menolong secara gratisan dan karena Bryce tidak mampu membayar ongkos reparasinya, Bryce harus merelakan Edward menjadi milik Lucius, yang penting Edward bisa kembali seperti sediakala.


Dan Lucius memang seorang tukang reparasi yang handal yang berhasil menyatukan kembali kepingan demi kepingan itu menjadi utuh. Dia juga mendandani Edward menjadi seperti baru kembali, seperti sosok dirinya ketika masih bersama Abilene.


Tapi ada sesuatu yang berubah dalam hati Edward yang memutuskan untuk menutup hatinya karena pertemuan demi pertemuan yang dialaminya hanya berujung pada perpisahan yang membuatnya merasakan sedih. Edward tidak sanggup lagi harus kembali mengalami siklus bahagia dan sedih yang silih berganti tanpa bisa dicegahnya.


Di halaman 176, boneka tua yang menjadi teman baru Edward menasihatkan kepadanya, "Tidak ada gunanya melanjutkan hidup kalau kau merasa seperti itu. Tak ada sama sekali. Kau harus punya kemauan. Kau harus dipenuhi harapan. Kau harus ingin tahu siapa yang akan menyayangimu, siapa yang akan kausayangi selanjutnya."


"Aku sudah muak dengan soal kasih sayang," Edward memberitahunya. "Aku tidak ingin disayang lagi. Terlalu menyakitkan."


Si boneka tua kembali mengatakan bahwa ia kecewa pada Edward namun ketika keesokan harinya si boneka tua itu dibawa pulang oleh seorang gadis cilik bernama Natalie, Edward bisa mendengar si boneka tua itu berkata lembuat padanya untuk membuka hatinya dan meyakinkan Edward bahwa akan ada yang datang untuk menjemputnya. Namun Edward harus terlebih dulu membuka hatinya. Dan si boneka tua itupun berlalu bersama Natalie.


Tanpa mampu dilawan, kata2 si boneka tua itu telah kembali membuka hati Edward dan musim demi musim berlalu sebelum akhirnya Edward bertemu seorang gadis cilik bernama Maggie yang mengambilnya dari rak, menimangnya dan memeluknya lembut, seperti Sarah Ruth. Namun yang membuat hati Edward berdesir adalah ketika ia bertemu mata dengan Mama dari Maggie.


Siapakah wanita muda itu?


Naahh.. itu kalian harus baca sendiri, huahahahahaha..


But overall.. menarik ya betapa sebuah benda mati, upss.. Edward itu benci disebut benda ataupun boneka, ahahaha.. baiklahh.. diralat.. menarik ya betapa Edward bisa mengajak kita menikmati perjalanan yang dilaluinya.


Dan menariknya lagi, di buku ini juga kita bisa menikmati beberapa ilustrasi cantik.


Jadi? Apalagi yang ditunggu?? Buruan bacaa :p






View all my reviews

Tuesday, May 17, 2011

Books : Blackbook

BlackbookBlackbook by Winda Krisnadefa


My rating: 4 of 5 stars




Udah baca sih pas dulu diposting di Kompasiana or blog-nya Winda, tapii.. baca versi buku tentu akan kerasa bedaa karena ada sesuatu yang dipegang githu lhoo, ahahaha.. ada keasyikan sendiri dalam membalik2 kertas lembar demi lembar.


Dan lagi menurut Winda, versi bukunya berbeda dengan versi online yang dulu pernah tayang, soo.. mari kita membacaa ;)


~.*.~


May 14, 2011


Baru baca bagian penjelasan mengenai warna "hitam" yang menurut Winda kaya warna, hmm.. menarik, hahaha.. karena gua pribadi bukan penyuka warna hitam karena ketika membicarakan hitam, yang terbayang di benak gua itu adalah warna yang suram dan sendu, I don't like it.. sama hal-nya I'm not a big fan of white yang menurut gua terlalu ekstrim and kurang gemulai :p


I love something in between.. yang ngga terlalu ekstrim kanan ataupun kiri, tapi yang menyuguhkan sebuah keseimbangan. Okee.. mari kita tinggalkan soal warna dan lanjutkan membaca, wakakakakak..


~.*.~


May 18, 2011


Yuhuu.. gua udah kelar baca buku ini :D And menurut gua, ini buku penting buat dibaca kaum remaja yang mana rasa ingin tau dan coba2 serta tekanan dari teman2 sebaya ituu kadang amat sangat besar yang membuat mereka akhirnya terjerumus dalam lingkaran narkoba dan seks bebas yang menjerat mereka sedemikian eratnya sehingga sulit untuk melepaskan diri!


Ambil contoh dari kisah Ayang, Tomi, dan Amel yang harus membayar mahal dari apa yang awalnya hanya berupa sekedar coba2 aja.


Terlalu mahal harga yang harus dibayarkan dan terkadang harganya itu berupa nyawa!


Duhh.. tolong dhe, kalau kalian tidak bisa melakukannya demi diri kalian sendiri, setidaknya pikirkan orang2 yang menyayangi kalian, betapa mereka akan kehilangan kalian kalau kalian udah ngga ada lagi di dunia ini, huhuhu..


Akhir kata, ngga tau kenapa gua lebih bersimpati ama tokoh Amel dalam cerita ini, huehehehe.. betapa Amel itu mengingatkan gua akan seseorang dengan kalimatnya yang kurang lebih bilang gini, "Gua ngga ngapa2in aja udah dituduh macam2 ama Mama gua, mending sekalian aja gua lakukan apa yang dia bilang, biar nyokap gua itu puas!"


Duhh.. ortuu, cobalah lebih mengerti pribadi anak2 kalian dan bangunlah komunikasi dan keterbukaan, jangan sampai karena sikap kalian sendiri yang akhirnya secara ngga langsung malah menjebloskan anak2 kalian ke lubang yang terdalam :(


Kali ini bener2 akhir kata, haha.. selamat yaa buat Winda atas novel perdananyaa ;) Ditunggu lhoo karya2 selanjutnyaa :D


View all my reviews

Sunday, May 15, 2011

Books : A Real Christmas This Year





A Real Christmas This YearA Real Christmas This Year by Karen Lynn Williams


My rating: 5 of 5 stars




I've read this book some years ago, even the bookstore which I bought this book is no longer existed, huhuhu..


Anywayy.. I don't remember exactly the storyline, except my impression that this was a great book, an enjoyable one to read.. and while browsing through my books' collection, I picked this one to read again.. I'll let you know after I finish reading this one :D


~.*.~


May 13, 2011


Okayy.. as for this book, I decided to update the 'review' as I go. The book that I read is 164 pages, not 144 as what listed here.


I will grab some lines from the books that I find interesting.


~.*.~


The inside summary :


Megan has always loved Christmas, but she knows this year's Christmas will be the best ever. Her little brother, Kevin, who is multiply handicapped, has recently started wearing a special hearing aid and glasses, and for the first time he'll be able to enjoy Christmas with the rest of the family. Megan is making her Christmas gifts so she can save her babysitting money for the class ski trip. She has lots to look forward to.


Then Kevin breaks his hearing aid and glasses, and everything changes. There's no money for replacements, at least not in time for Christmas. Megan's best friend, Amy, doesn't seem to understand how important Kevin is to her, or why Kevin's problems affect the plans Megan and Amy have made. At home there's tension, not Christmas joy, in the air.


But Megan isn't prepared to give up her dream of a real Christmas for herself and her family, no matter what. The discovery that life can turn out even better than her dreams is the most wonderful Christmas gift of all.


---


May 15, 2011


Yuhuu.. I've finally finished reading this one! And still.. I think this is a wonderful book to read! You will get a glimpse of reality what it feels like having a multiply handicapped child in the family, both from the parents' side and the siblings, what kind of sacrifices you need to make and the mixed emotions related to Kevin.


Wonderful! So, please if you still can find this book somewhere, take time to read it ;)






View all my reviews

Wednesday, April 27, 2011

Comics : Haii, Miiko

Gambar diambil dari :
http://isdinadina.blogspot.com/2010/07/hai-miiko-hai-miiko.html



Topic starter : Rabu, 27 April 2011 (5:45 pm)


Hari Minggu lalu gua nitip keponakan gua buat beliin komik Topeng Kaca, naahh.. ternyata pas pulang dia bawa komik lainnya yaitu, "Hai, Miiko" yang samar2 gua inget pernah disinggung2 ama temen gua.




Topic continues : Kamis, 28 April 2011 (9:01 am)


"Hai, Miiko" sendiri ditulis oleh Ono Eriko menceritakan tentang anak perempuan kelas 4 SD bernama Miiko yang punya temen nyolot2an bernama Tappei, yang Miiko ngga tau adalah si Tappei ini di balik sikapnya yang seringkali kasar ke Miiko, diam2 Tappei menyimpan rasa suka, huehehehe..


Dari sejak pertama membaca kisah Miiko ini, I just can't stop laughing cause it's soo funny! Minimal ngebacanya itu bisa menerbitkan senyuman dhe di wajah gua, ahahaha..


And wajahnya si Miiko sendiri itu comical bangets.. emang sih ngga secantik Sailor Moon, tapi asli dhe ekspresinya itu lucu bangets, ahahaha.. 


Jadi yuukk.. marii.. pastikan kalian membaca komik yang satu ini! Asyik bangets dhe buat ngurangin stress, hihihi..


Topic ended : Kamis, 28 April 2011 (9:10 am)


-Indah-

Saturday, April 23, 2011

Books : The Mysterious Benedict Society

The Mysterious Benedict Society (Mysterious Benedict Society, #1)The Mysterious Benedict Society by Trenton Lee Stewart


My rating: 4 of 5 stars




Akhirnyaa.. selesai juga baca cerita yang satu ini setelah melalui perjuangan yang lumayan panjaaang dan lamaa, wakakakakak..


Karena ngga berhasil meluangkan waktu buat ngebaca di waktu2 'produktif', akhirnya gua memutuskan untuk membaca nih buku di sela2 sedang ada di pojok "merenung", wakakakakak.. and lumayan juga boo.. sedikit2 tapi karena sering, akhirnyaa.. nih buku tamat juga gua baca :p


And ceritanya itu menarik and penuh ketegangan. Ide dasarnya itu perlu mendapatkan perenungan khusus, karena bukan ngga mungkin sekarang ini kita juga sedang mengalami masa2 di mana "hidden messages are being spread" and mempengaruhi kita tanpa kita sadari sepenuhnya! Nah lhoo.. bahaya khan kalo githu :p


And you know what.. ngebaca keempat tokoh dalam cerita inii.. gua paling pengen jadi si Kate, huahahaha.. kayanya hidupnya dia itu seruu!


Can't wait to read the next series of this book ;)


Ada yang udah baca? Apa kalian suka ama buku yang satu ini? Kalo iya (ataupun ngga), yukk marii.. di-sharing donks aww pendapatnyaa :D






View all my reviews

Thursday, February 10, 2011

Books : School of Fears & Private Practice : Our Own Fears

 Picture is taken from :
http://www.websignia.net/blog/?p=164


Topic starter : Thursday, February 10, 2011 (7:04 pm)

Have you ever read "School of Fear" by Gitty Daneshvari? If you haven't, well, maybe you'd like reading this one, it's a light writing with some interesting information about phobias.

Anywayy.. for me personally the highlight of this book is when Mrs. Wellington said to Garrison, "You tell your bossy, old, grouchy father that getting over your fear is a process, one we must confront daily, and that if he has a problem with that, he should investigate why he is more afraid of your fear than you are," Mrs. Wellington said with the confidence and clarity of a bona fide certified teacher.

Those lines are soo great!! And how true is that, ehh?

Ahahaha..

Have you ever wondered how some people are trying soo hard trying to "fix" someone else? As if their lives depend on the changing of that person, while in fact no matter how drastically changed one's life still no effect to that person?

Funnily, couple of days ago, I watched one of "Private Practice" episode which more or less offered the same 'conclusion' as the above quote from the book.

It's about a 10 year boy who liked eating anything, even dirt! And his mother was soo worried about his condition that according to her was getting worse after she got married again for the 2nd time which meant that now the boy had a step father.

His mother even bought him a helmet to prevent him from eating carelessly!

But guess what..

It turned out that the boy inherited this "strange" behaviour (it's called "pica" if I remember it correctly) from his mother when the doctor found her eating tissue in the toilet!

Ayy.. and his mother was the one who fussed so much and tried to fix her son so badly!

Do you have someone like that in your life?

I oftentime heard that children are their parents' reflections.

And soo many times the parents want to fix what went wrong in their children's life.

Have you ever wondered.. do they do it for their children's sake orr.. it's more about they are concern what the others might say about them when they see what kind of children they have!

Isn't it interesting? Huehehehe.. for me, it is, ahahaha.. sometimes the intention does matter ;)

Cause from the above "sample", it shows whether the parents are egocentric and only think of themselves or they do care about their children, huahahaha..

Aww.. I lovee this kind of reading or movies where you can have something to think about and nods in agreements when you've found something that you agree on or you might even confront those lines that you disagree, wakakakakak :p

Topic ended : Thursday, February 10, 2011 (8:00 pm)

-Indah-

Wednesday, February 9, 2011

Books : Tumtum and Nutmeg

Tumtum and NutmegTumtum and Nutmeg by Emily Bearn

My rating: 4 of 5 stars


Lovee it!! From the really beautiful cover and a charming story from the mice's point of view.

And I have to admit even though I feel kinda annoyed with "mice" and "rats" in real life, but to read how Tumtum was being poisoned by the human, it made me pitied him and wished he didn't eat that poison, huhuhu..

Can't wait to read another stories from this series ;)



View all my reviews

-Indah-
Feb 10, 2011 (12:58 pm)

Tuesday, November 30, 2010

Books : The Wishing Chair Again

 Picture is taken from :
http://flickriver.com/photos/tags/divinedebris/interesting/


Topic starter : Selasa, 30 November 2010 (8:28 pm)


My rating: 4 of 5 stars

I'm still in love with this series!

On the previous series, each chapter usually is about one adventure whileas on this book, it might take couple of chapters for one stories.

And the most exciting adventure for me in this book is when they are flying on their wishing chair to Land of Goodies, oohh myy.. I sure will lovee being in that place where the trees grow chocolates, nyaamm nyaamm :q

I still have one more book to read, cause I bought the "3 in 1" edition :p

Can't wait to read what other adventures will Peter, Mollie and Chinky have? ^o^


Topic ended : Selasa, 30 November 2010 (8:43 pm)

-Indah-

Thursday, November 25, 2010

Books : The Adventures of Wishing Chair

 Picture is taken from :
http://www.bookapex.com/The-Adventures-of-the-Wishing-chair-074973213X.htm


Topic starter : Friday, November 26, 2010 (6:35 am)

Adventures of the Wishing Chair (Classics Series)Adventures of the Wishing Chair by Enid Blyton

My rating: 4 of 5 stars

Woohhoo.. I finally back on Enid Blyton again.. and I gotta say that I'm amazed by her imagination.. she had written sooo many fantasy stories and at times you got a different taste from one story to another and I think it's haaarrdd to do that, hahaha..

I still have 2 more books of this series to read and I'm excited about that one..

Ohh ohh.. I'm wondering where will Peter, Mollie & Chinky have the next adventure with their wishing chair?

And how I wish I had one as well! Wakakakakak :p

View all my reviews

Topic ended : Friday, November 26, 2010 (6:45 am)

-Indah-

Books : Hollow Land (Again)

 Picture is taken from :
http://www.amazon.co.uk/Hollow-Land-Jane-Gardam/dp/0744560659


Topic starter : Friday, November 26, 2010 (6:25 am)


My rating: 4 of 5 stars


I gotta say I was kinda sloooooow in reading this book, haha, but somehow I just couldn't put it down and left it to read another book.

So even though it was really slowly to read this one but I managed to read it to the end.

The things that I like about this book.. well it's because its setting is in some peaceful and quiet place, in a place where there seems like there's not much excitements going on but still.. you can have lots of things to venture about.

This book reminds me that at times we don't need something grand to enjoy our time cause life offers many simple wonderful things that can be found around us.

That is why I guess I'm kinda glued to this one, hahaha :D


Topic ended : Friday, November 26, 2010 (6:26 am)

-Indah-

Wednesday, November 10, 2010

Books : Peebee Has A Wish

 Gambar diambil dari :
http://www.jendelailmu.com/daftar-buku/pid-25849/peebee-has-a-wish.html


Topic starter : Kamis, 11 November 2010 (1:03 pm)

Akhirnyaa.. berhubung mentok mulu di "Hollow Land", hari ini gua memutuskan untuk membaca buku baru, sebagai selingan githu dhe.

Jadilah tadi menelusuri deretan buku2 di lemari, astagaa.. ada banyaaaaak bangets ternyata yang belon gua baca, huahahaha.. and parahnyaa.. gua inget bangets kemaren ini sempet tergoda beli sebuah buku di Kino yang mana ternyataa.. pas tadi gua ngeliat2 koleksi gua, gua udah punya boo! Masih rapat tersampul plastik, huahahaha.. pantesan gua kaga inget pernah beli soalnya khan udah lumayan lama juga gua kaga ngeliat2 koleksi2 gua itu :p

And payah nih, gua masihh aja tergoda ama cover buku, huhuhu.. cover yang gua liat itu lebih lucu daripada yang gua beli, huhuhu.. teganya dhe aww, kenapa sih ngeluarin buku yang sama dengan cover yang berbeda2 :(

Kemaren pas chat ma temen gua, dia nanya, kenapa juga biar kata gua bilang "Hollow Land" itu belets bangets dibacanya, kok gua masih stick to that book and ngga melepasnya and menggantinya dengan baca buku lain, huahahaha..

Nah itu dia salah satu part menarik dari berinteraksi dengan orang lain, karena pertanyaan ataupun pernyataan dari mereka itu kadang suka bikin kita menggali diri kita sendiri sedikit lebih dalam dari apa yang ada di permukaan :p

Kenapa gua stuck di "Hollow Land" walau gua ngerasa ceritanya kinda boring?

Jawabannya karenaa.. kehidupannya bercerita tentang pertanian or peternakan githu dhee.. pokoknya tentang hidup yang jauuuh dari kebisingan kota, ahahaha.. and buat gua itu menarik!

Now back to Peebee..

Peebee yang gua baca ini adalah versi English, kayanya sih udah ada versi Indonesia-nya dhe, pengarangnya itu Rudy Corens, ngga tau apa dia orang Indo apa orang luar, hahaha.. tapi kok nih buku didedikasikan buat anak2 di Jogja ya?

Yaa.. darimanapun asalnya Rudy Corens, menurut gua cerita Peebee ini sendiri menarik. Oww, gua baru iseng nge-Google ternyata si Rudy ini asalnya dari Belgia and udah lebih dari 15 tahun dia tinggal di Jogja :D

Lanjutt..

"Peebee Has A Wish" bercerita tentang kehidupan seekor burung raksasa bernama panjang Peepabibibooga yang tinggal di Razzel-mazzelland yang suatu hari melihat makhluk kupu2 jenis Blue-wing and Peebee pun terpesona and berharap bisa menjadi Blue-wing yang anggun dan amat cantik di matanya itu.

Peebee itu tipe burung yang kalo udah punya keinginan maka dia akan keras kepala bangets berusaha mewujudkannya walau seperti biasa sebuah keinginan yang terlalu menggebu2 itu bisa membuat seseorang, atau dalam hal ini seseekor burung pun menjadi lemah dan tidak bisa melihat bahwa dirinya sedang masuk ke dalam perangkap 2 makhluk yang saling bekerjasama untuk memperdaya Peebee dan menguras tabungan makanannya yang disimpannya untuk musim kemarau.

Peebee memang berhasil 'disulap' menjadi seperti Blue-wing yang dilihatnya namun perubahan Peebee itu hanyalah sebatas pengecatan bulu tubuhnya ketika Peebee tertidur setelah diberi minuman yang telah dicampur serbuk bunga yang mempunyai efek bius.

Ketika terbangun Peebee senang mendapati dirinya telah berubah warna bulu menjadi secantik Blue-Wing yang didambakannya.

Hohohoho.. bagaimana selanjutnya? Dan apa yang terjadi ketika hujan turun membasahi sekujur tubuh Peebee? Baca sendiri aja yee..

Tapi ada beberapa kalimat di buku ini yang menurut gua kereenn!

Di halaman 91.

"It's true," sighed Peebee, "I am a big fool, but when I saw the Blue-wing dancing right there in front of me, I couldn't imagine anything more beautiful, more perfect in the whole world.. Suddenly I wanted to become a Blue-wing, too, because.."

Peebee, now looking very embarrassed, continued almost in a whisper, ".. because I wanted to be beautiful and perfect, too. I wanted that so much that I didn't even consider if this was possible or not. All I could think about was that I had to become a Blue-wing myself."

Kalimat2 di atas itu berasa familiar ngga sih?! Ahahaha..

Ada lagi kalimat2 mantaps lainnyaa..

Di halaman 92.

"Trying hard everyday to be good at what you really are, and not pretending to be what you are not is already a kind of perfection. You are my friend, Peebee, because you are Peebee and not because you are handsome or perfect. I have never met a perfect person in my life, and if I did I bet I would find such persons pretty boring. Look, Peebee, you may be stupid sometimes but for sure you're never boring!"

Huahahaha.. itu bener bangets khaann.. karena 'perfections' itu ngga meninggalkan celah sedikitpun untuk bertumbuh dan berkembang karena udah serba mentok, ahahaha..

Overall, it's a nice book for children. Dengan jumlah halaman yang ngga terlalu banyak, hanya sekitar 90an, ditambah lagi font tulisannya itu gede2 and beberapa halaman itu isinya cuman gambar aja sehalaman penuh, jadi anak2 ngga akan merasa bosan membacanya, belon lagi sekalian belajar English githu lhoo ;)

Berhubung udah kelar baca "Peebee Has A Wish" jadi musti go back to "Hollow Land" dhe, huahaha.. atau ngag find another book yang memancing gairah untuk kembali membaca :D

Ada yang punya rekomendasi, enaknya gua baca buku apaan?

Topic ended : Kamis, 11 November 2010 (2:54 pm)

-Indah-

Friday, November 5, 2010

Books : Hollow Land

 Gambar diambil dari :
http://www.bookshops.com.au/subjects/168/1/3/Puffin_Books_books


Topic starter : Sabtu, 6 November 2010 (1:22 am)

Sekarang lagi baca buku yang satu ini, judulnya "Hollow Land" karangan dari Jane Gardam.

Tapi kok progress-nya lamaa amat yaa? Padahal nih buku ngga tebel2 amat, huahahaha..

Jadi tergoda untuk ninggalin nih buku and mulai baca buku yang lainnyaa..

Karena ngga tau dhe yaa.. sometimes gua ngerasa bersalah meninggalkan sebuah buku begitu aja tanpa dibaca sampai selesaii..

Tapi di pihak lain, ngapain juga gua ngabis2in waktu buat baca buku yang mana gua ngga ngerasa click ataupun sreg ketika membacanya khan?

Hmmpphh.. jadi bingung , ahahaha..

Let's see aja dhe seberapa sanggup gua bertahan dengan buku yang satu ini sebelon memutuskan untuk beralih baca buku yang lainnya :D

Oohh, bukuu.. my sweet old lovee.. kenapa sih mood baca gua belon balik seperti dulu lagee, huhuhu..

Topic ended : Sabtu, 6 November 2010 (1:26 am)

-Indah-

Sunday, October 24, 2010

Tentang Buku & Pergeseran Selera

 Gambar diambil dari :
http://www.zazzle.com/children_reading_books_poster-228800049292309703


Topic starter : Senin, 25 Oktober 2010 (9:57 am)

Duhh, kemaren ini gua lupa dhe baca di mana yaa? Pokoknya ada yang nulis and menyinggung soal Asterix githu dhee, and dibilang kalo Asterix itu adalah satu2nya bacaan anak yang ketika dibaca pas dewasa sekalipun masih terasa lucu.

Ngebaca itu, something finally clicks in me, ahahahaha.. karena terkadang gua merasakan hal yang sama, buku anak2 yang menemani gua semasa kanak2 dulu atau setidaknya seumuran remaja githu dhee.. kok terkadang terasa garing ketika gua kembali membacanya di usia yang lebih tuaan, wakakakakak..

Apa karena soal pergeseran selera? Kayanya ngga juga karena sampai sekarang genre buku favorit gua masih tetap buku anak2, atau maksimal itu yang menceritakan kehidupan anak belasan tahun dhe, minus kisah percintaan, huahahaha.. karena gua lebih suka model cerita kaya Mallory Towers githu lhoo..

Naahh.. salah satu buku yang drastically changed the enjoyable of reading them itu adalah serinya Pippi Longstocking, huahahaha.. padahal tuh yaa, dulu gua lumayan suka ama cerita ini, makanya gua sampai punya banyak buku seri Pippi ini, kebayang ngga sih asyiknya hidup macam Pippi yang penuh dengan petualangan githuu..

Tapi ngga tau dhee.. belasan tahun setelahnya itu ketika gua kembali membaca cerita Pippii, gua amat sangat ngerasa terganggu ama si Thomas dan Annika, anak dari tetangganya Pippi, huahahaha.. aneh yaa terkadang mikir betapa sesuatu yang dulu pernah begitu kita sukai, ternyata seiring waktu malah kita sebel :p

Sepertinya message of the day for me kali ini adalahh.. nikmatilah apa aja yang datang pada saat gua merasakannya, karena hanya itu satu2nya waktu yang gua miliki untuk merasakan apa yang gua rasakan pada saat itu.

Bingung ya? Samaa.. ayoo kita pegangan bareng, ahahaha..

Topic ended : Senin, 25 Oktober 2010 (10:58 am)

-Indah-
a wonderer soul

Books : The Borrowers

 Gambar diambil dari :
http://www.fantasticfiction.co.uk/n/mary-norton/borrowers.htm



My rating: 4 of 5 stars


Ini adalah buku pertama dari seri "The Borrowers", gua bacanya justru buku yang kedua dulu, "The Borrowers Afield", ahahaha.. itu juga belinya iseng2 aja karena tertarik ama cover *duhh.. biasa dhee :p* Dibaca2 ternyata ceritanya asyik, salah satu buku yang berhasil membawa gua 'masuk' seakan2 menjadi salah satu tokoh dalam cerita githu dhee..

Soo.. dengan ekspektasi yang sama gua memulai membaca buku pertamanya ini, I gotta sayy.. baca buku ini dimulai dengan amaaaattt sangaaaatttt lambaaaaattt bangettttssss.. ntah campuran antara mood baca gua yang belon balik, ataupun karena saking udah kelamaan ngga baca2 buku, otak gua jadi rada lamaa panas and bisa konek ama ceritanya, wakakakakak..

Baru baca 30an halaman awal, gua tinggal sampe sekian bulan sebelon gua tergerak untuk melanjutkan membacanya kembali hingga tuntas, and.. I love it!

Walau greget and sensasinya masih di bawah ketika gua membaca buku ke-2, tapi buku yang satu ini tetap menawarkan suatu petualangan yang seru buat gua.. menarik bangets khan kalo kita bisa ketemu makhluk yang semuanya itu sama bangets ama manusia biasa, kecuali ukuran tubuh mereka yang mungil! Kebayang ngga sih kalo dengan ukuran tubuh sekecil itu, apa2 yang biasanya kita anggap sebagai barang remeh temeh and ngga guna tuh ternyata bisa bermanfaat bangets buat kaum Borrowers, seperti misalnya peniti yang dijadikan semacam gembok githu, huahahaha..

Nih pengarang pasti suka ngayal, hihihi.. asyik ya kalo bisa menghidupkan benda2 yang selama ini kita lihat and at times take for granted terus menciptakan suatu dunia tersendiri githu, ugghh.. pengeeeenn bisa nulis kaya githuu! Dunia yang berbaur antara kenyataan ama alam khayalan, huaa.. keren dhe aww!

Jadi yaa.. buat yang suka ama cerita2 anak2, ngga ada salahnya melirik buku yang 1 ini, total serinya ada 5 buku but you can grab any book and start reading karena ceritanya itu nyambung tapi tiap seri berdiri sendiri githu dhee, menceritakan petualangan keluarga Clock di satu tempat tertentu ;)

Yukk yaakk yuukk.. mari kita bacaa!!

-Indah-
Mon 25/10 (12:08 am)


Friday, February 19, 2010

Books : Momo

 
Gambar diambil dari :
http://www.nongpangbook.com/shop/n/nongpangbook/img-lib/spd_20081124152714_b.jpg


Topic starter : Sabtu, 20 Februari 2010 (8:36 am)

Akhirnyaa.. kemaren selesai juga baca ulang "Momo", huehehehe.. ini bukan pengulangan yang pertama and setiap kali selesai membacanya, gua selalu berkesimpulan : nih buku bagus!!

Momo..

Mungkin judulnya bagus juga kalo ditambahin menjadi "Momo : Sebuah Kisah Tentang Waktu", ahahahaha..

Menariknya adalah.. Momo yang dikarang oleh Michael Ende ini pertama kali diterbitkan tahun 1973 yang artinya tahun ini Momo mengarungi tahun ke-37nya di dunia ini and guess what.. ceritanya masih tetap menarik and somewhat I still can relate with the story!

Hebat yaa!

Gua coba menggali2 kenapa cerita ini masih kerasa "feel"-nya walau kondisi di mana cerita ini pertama digulirkan tentunya beda donks ama jaman sekarang di tahun 2010, lha tapi kok tetap aja kerasa ada benang merahnya.

Really, buat yang belon pernah baca "Momo", kalian harus segera mencari buku yang satu ini and membacanya karena walau bisa dikategorikan sebagai cerita anak tapi "pesan" yang terkandung di dalam ceritanya itu baguss bangets!

Gua akan kasih beberapa cuplikan dari bukunya yang berkesan buat gua, and berikut ini adalah cerita yang ada di backcover-nya, dari buku terbitan Gramedia bulan Juli 2004.
~.*.~

Kisah Momo berlangsung di negeri khayalan yang tidak terikat waktu dan tempat, di masa kini yang abadi. Namun ceritanya bukan mengenai pangeran, penyihir dan peri. Kisah Momo diangkat dari kehidupan kita sehari2. Dunianya adalah sebuah kota besar modern di selatan Eropa.

Gerombolan "tuan kelabu" yang menakutkan sedang beraksi. Mereka mendesak semua orang untuk semakin banyak menghemat waktu. Namun sebenarnya mereka mencuri waktu yang telah dihemat itu. Padahal waktu adalah kehidupan, dan kehidupan berpusat di dalam hati. Semakin giat orang2 menghemat waktu, semakin hambar dan dingin kehidupan mereka, dan semakin asing pula mereka satu sama lain.

Anak2lah yang paling merasakan pudarnya kasih sayang dan hilangnya kebersamaan. Namun protes mereka tidak dihiraukan. Ketika keadaan bertambah genting dan dunia seakan sudah berada dalam cengkraman para "tuan kelabu", Empu Hora, sang pengelola waktu yang misterius, memutuskan turun tangan, Tapi ia membutuhkan bantuan anak manusia.

Momo, gadis cilik dalam kisah ini, berjuang seorang diri melawan pasukan "tuan kelabu". Hanya bersenjatakan sekuntum bunga dan ditemani seekor kura2, ia berhasil tampil sebagai pemenang. Seluruh waktu yang selama ini disekap dikembalikan kepada pemilik masing2. Dunia yang nyaris celaka dapat diselamatkan.

~.*.~

Hasil dari baca ulang nih buku, tetap aja lho gua terkesan ama prinsip Beppo Tukangsapujalanan karena apa yang dikatakannya itu mantapss bangets!

Emangnya Beppo ngomong apa toh?
=..=

(Mari kita lihat di halaman 42)

"Begini, Momo," Beppo akan berkata, "Kadang2 jalanan membentang panjang di depan kita. Dan kita pikir jalanannya panjang sekali, takkan ada yang sanggup, begitu kita pikir."

"Dan habis itu kita mulai terburu2. Semakin lama kita semakin terburu2. Dan setiap kali menoleh, kita melihat bahwa jalanan yang belum dikerjakan tetap saja panjang. Dan kita semakin kalang kabut, kita mulai ketakutan, akhirnya kita kehabisan napas dan tidak sanggup meneruskan pekerjaan. Dan jalanan tetap saja membentang. Itu cara yang keliru."

"Kita jangan pikirkan jalanan sekaligus, kau mengerti? Pikirkan langkah berikut saja, tarikan napas berikut, ayunan sapu berikut. Lalu yang berikutnya lagi. Dengan cara itu, pekerjaan kita akan menyenangkan. Itu penting, sebab kita jadi bekerja dengan baik. Dan begitulah seharusnya. Tiba2 kita sadar bahwa seluruh jalanan sudah selesai dikerjakan, selangkah demi selangkah. Kita sendiri tidak ingat bagaimana caranya, dan kita juga tidak kehabisan napas. Itu penting."

=..=

Nah naahh.. dengan "ajaran" seperti ituu.. gimana gua kaga jatuh cinta ama kisah Momo?

And buat yang bingung kenapa juga menyinggung ayunan sapu segala, lhaa? Si Beppo khan lagi menceritakan "prinsip"-nya dalam menyapu jalanan, ahahahaa.. tuh dari nama panjangnya khan ketahuan kalo Beppo bekerja sebagai tukang sapu jalanan.

Ada satu lagi penjabaran di nih buku yang menggelitik gua untuk mencatatnya di sini.
=..=

(Diambil dari halaman 88)

Belakangan ini anak2 yang datang semakin sering membawa berbagai mainan yang tidak bisa dipakai bermain, misalnya tank yang bisa dijalankan dengan kendali jarak jauh, tapi tidak bisa digunakan untuk apapun selain itu. Atau roket2an yang bisa terbang berputar sambil diikat pada sebuah tongkat, tapi tidak mempunyai kegunaan lainnya. Atau robot kecil dengan mata menyala yang bisa melangkah sambil memutar2 kepala, tapi tidak bisa melakukan apa2 selain itu.

Mainan2 mahal seperti itu tentu saja tidak pernah dimiliki oleh teman2 Momo - apalagi Momo sendiri. Semuanya begitu sempurna sampai ke hal yang sekecil2nya sampai2 tak ada lagi yang perlu dibayangkan sendiri. Anaka2 memang memperhatikan semua mainan yang berputar, berjalan, atau berdesir itu sampai berjam2 lamanya - dengan setengah terpukau, setengah bosan - tapi tanpa memperoleh ide baru. Dan akhirnya mereka kembali ke permainan2 lama, yang hanya memerlukan beberapa kardus, atau sepotong taplak yang sudah terkoyak, atau gundukan tanah, atau segenggam kerikil. Sisanya bisa dibayangkan sendiri.

=..=

Wakakakakak.. wakakakakak..

Baca rentetan kalimat di atas itu gua pengen tertawa meringis, huehehehe..

Tidakkah kondisi di atas mengingatkan kita pada kondisi yang kita alami sekarang?

Anak2 ngga butuh banyak untuk "bermain" karena dengan benda seadanya dan bantuan daya imajinasi, hal2 sederhana bisa jadi jalinan cerita yang menyenangkan yang melambungkan khayalan mereka ke udara dan mereka menikmati betapa cerita terus bergulir tanpa skrip.

Ada satu lagi yang juga sama  menggelitiknya.

Jadi Momo dianggap sebagai "ancaman" oleh para tuan kelabu, karena Momo itu punya kelebihan dalam "mendengarkan" yang mana ketika salah satu anggota tuan kelabu berusaha menarik Momo untuk ikut "menabung" dalam bank waktu milik mereka, tanpa disadari justru sang agen itu kelepasan ngomong hal yang ngga boleh diucapkannya karena keberadaan mereka harusnya luput dari perhatian orang2.

Naahh.. sang agen berusaha membujuk Momo dengan sebuah boneka, bukan boneka biasa melainkan sebuah boneka yang besarnya hampir menyamai Momo dengan penampilan seperti perempuan muda yang gaya mengenakan baju merah dengan rok pendek serta sepatu tali dengan hak tinggi.

Boneka ini hanya bisa mengucapkan 3 kalimat.
=..=

(Dari halaman 103)

"Halo, aku Bibigirl, boneka yang sempurna."

"Aku milikmu. Semua anak iri padamu karena aku."

"Aku ingin lebih banyak barang lagi."

=..=

Sang agen juga menghadiahkan Momo berbagai macam baju untuk mendandani Bibigirl, tak lupa disediakan juga berbagai macam aksesoris macam tas lengkap dengan lipstik dan tempat bedak sungguhan lalu raket tenis, tv, pistol, topi, tongkat golf, buku cek, botol parfum, busa mandi.
=..=

(Halaman 108)

"Kaulihat sendiri semuanya mudah sekali. Asal selalu ada barang baru, kau takkan pernah bosan. Tapi barangkali kaupikir Bibigirl yang sempurna ini pada suatu saat akan memiliki segala2nya dan setelah itu kau akan bosan lagi. Tenang saja, Nak, jangan kuatir! Kita masih punya teman yang cocok untuk Bibigirl. Ini Bubiboy! Untuk dia juga ada aneka macam perlengkapan. Kalau ini juga sudah mulai membosankan, kita masih punya teman perempuan Bibigirl, lengkap dengan barang2 khusus untuknya. Bubiboy sendiri juga punya sahabat.."

=..=

Ahahahaha.. ketika membaca yang di atas ituu.. tidakkah mengingatkan pada sesuatuu?

Ituu tuhh.. boneka perempuan dengan image bodi aduhaii..

Gua ngga akan nyebut merk dhe daripada ntar kena kasus, wakakakak.. but, you surely know what I mean khan? :p

Atau satu perkataan Momo yang menyentak sang tuan kelabu.
=..=

(Dari halaman 110)

"Apa ini, apa ini? Kau belum puas juga? Kalian anak2 jaman sekarang memang banyak menuntut! Coba katakan pada saya, apa yang masih kurang pada boneka yang sempurna ini."

"Sepertinya, boneka itu tidak bisa disayangi, tapi aku sayang teman2ku."

=..=

Dan lagi2 kata2nya bikin gua tercenung.

Mungkin..

Kemajuan teknologi sekarang ini secara ngga kita sadari untuk menjauhkan kita dari apa yang penting untuk kita yaa.

Dibanding berinteraksi langsung dengan mereka yang kita sayangi, kita malah sibuk menghabiskan waktu di depan perangkat elektronik ini, ya ya yaa.. seperti yang sedang gua lakukan sekarang ini, huahahahaa :p

Emang sih ada semacam "kepuasan" tersendiri berkutat di sini, tapii.. betapapun kita "mencintai" benda yang satu ini.. ada satu hal yang kita lupaa..

Dia ngga akan pernah bisa membalas perasaan kita, huehehehe..

Apa itu artinya kita sebenernya lebih senang akan one-sided love ya?

Okayy.. di satu sisi emang nih benda ngga akan menyakiti kitaa.. tapi di sisi lain, tidakkah kita juga menghilangkan kesempatan untuk dicintai balik?

Semesra2nya kata2 yang berhamburan dari layar monitor yang satu menghinggapi layar monitor lainnya, ngga akan bisa menggantikan sebuah sentuhan dan pelukan hangat.

Sebenarnya dengan segala kemajuan teknologi ini.. kita itu sedang bergerak maju apa mundur sih?

Mungkin emang bener semakin banyak barang yang kita miliki, semakin canggih pula dan seperti yang disebutkan di Momo, benda2 itu mampu membuat kita terpukauu.. tapi abis ituu.. lalu apa?

Akhirnya gua mengerti kenapa "Heidi", "Anne of Green Gables", "Railway Children" dan cerita2 Enid mampu menjadi buku "klasik" yang masih tetap banyak dibaca walau udah puluhan bahkan ratusan tahun berlalu dari sejak pertama cerita itu terbit.

Karena dalam cerita2 itu menyingkap hal2 yang menjadi dasar dari kehidupan itu sendiri.

Sering ngga sih ngerasa bahwa cerita2 yang ada sekarang ini banyak yang bagus tapi ya udah, githu ajaa.. berlalu tanpa kesan?

Atau mungkin gua aja yang kurang bisa menangkap kesannya?

Seperti buku yang sempat menggemparkan gereja and bikin Vatikan mengeluarkan pelarangan itu lho.

Gua sempet baca, menurut gua bagus ceritanya, seruu.. tapi kelar baca ya udah. Sekarang ditanya apa isi ceritanya? Gua paling cuman inget satu : kejar2an, huahahahaha :p

Sisanya tentang hal yang kontroversial itu? Gua malah sama sekali ngga inget.

Tapi gua masih inget kisah Ronya yang hidup di hutan dengan pengalamannya menjinakkan kuda liar, terus ketika ia hidup di gua bersama sahabatnya, Birk (aduh, teman, maap yaa.. ntah kenapa berkali2 baca kok gua lupa mulu nama eloo :p) atau ketika Ronya terbius nyanyian makhluk kegelapan itu.

Atau2 Anne dengan daya imajinasinya yang membuat hal2 yang "biasa" menjadi sesuatu yang lebih menarik.

Atau tentang Heidi yang dengan kepolosan dan keluguannya mampu meluluhkan hati sang kakek yang selama ini dicap warga setempat sebagai sosok yang mengerikan.

Ahh.. jadi makin kangen baca cerita2 macam ituu..

Ntar gua mo nyari "Tom Sawyer" aahh ^o^

Topic ended : 20 Februari 2010 (9:57 am)

-Indah-
the soul traveller