Friday, October 8, 2010

1 Jam (Yang Amat Sangat) Penuh (Dengan) Penderitaan

 Gambar diambil dari :
http://moneyning.com/misc/stop-complaining/


Topic starter : Sabtu, 9 Oktober 2010 (9:36 am)

Ini adalah cerita yang tersisa dalam acara kunjungan ke Kebon Raya Bogor kemaren ini, awalnya pas bikin postingan kemaren itu sebenernya pengen ceritain yang ini, ahahaha.. tapi ngga tau kenapa pas udah nulis kok malah jadinya melenceng dari yang dimaksudkan, wakakakakak :p

Anywayy..

Dalam perjalanan pulang yang ditemani oleh hujan yang ngga berhenti2nya turun dari langit, beberapa saat setelah masuk tol dari Bogor menuju Jakarta, kita berhenti dulu di tempat peristirahatan untuk melepaskan panggilan alam, hihihi..

Saat ini sih masih berasa biasa2 aja and normal2 aja tanpa gangguan. Kemudian perjalanan dilanjutkan dalam cuaca yang makin mengamuk dalam hujan angin sehingga jarak pandang amat sangat terbatas bangets karena semuanya terasa kabur so otomatis kecepatan diturunkan donks demi menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.

Nah naahh.. tadi sejak sebelon mulai masuk tol Cawang ituu.. sesuatu dalam perut gua tiba2 memberontak, huhuhu.. ntah karena kebanyakan makan beraneka macam jenis makanan yang walaupun enak2 semua tapii pada protes karena campur aduk di perut atau efek dari kehujanan atau obat Tolak Angin yang gua minum itu bekerja dengan efektif atau ntahlah karena apa, pastinyaa.. isi perut gua itu memberontak and amat sangaaaat mendesak untuk dikeluarkan!

Sayangnyaa.. ngga ada toilet umum yang tersediaa di pinggiran jalan, huhuhu.. Jadi hanya bisa meringis dan meringis sambil menahan sakit di perut, mana ditambah lagii.. jalanan maceeeeeettttt! Great, just great!! Apa tuh mobil2 pada ngga tau kalo gua lagee sakit perutt, huhuhu..

Lepas dari kemacetan, udah bisa bernapas legaan dikits karena mikir mungkin masih bisa bertahan sampai ke rumah.. tapii kemudiaann.. disambut dengan kemacetan berikutnya!

Heraaann.. pasti dhe menjelang pintu2 keluar itu macet boo! Udah githu lancar lagee and kemudian kembali tersendat, huhuhu..

Sepanjang jalan jadi rajin berdoa, "Tuhan, tolong.. sakit bangets inii.. tolong hilangkan rasa sakitnya atau lancarkan perjalanan dan tolong saya untuk bisa menahannyaa.."

Mo masuk tol Kebon Jeruk juga pake acara merayap pulaa, huaa.. tidaakk.. tidaakk.. perut gua makin menjadi2 dhe pergolakannya, huhuhu.. Sampai deket RCTI gua udah nelpon nyokap supaya pembantu gua siap2 bukain pintu biar gua bisa langsung masuk karena biasanya tuhh.. lama dhe acara dari klakson dibunyikan sampai dengan kunci diambil dan gerbang dibuka :p

And deket masuk komplek khan ada lampu merah tuh, and biasanya suka macet and terjebak di lampu merah githuu, huhuhu.. "Tuhan, tolong donks lampu-nya diijoin biar bisa langsung masuk komplek.."

Ehh.. ternyata lampunya mati, huahahaha.. atau setidaknya lampu ijo di jalur yang gua lewatin itu mati karena lampu lainnya itu menyala merah :p

Dan akhirnyaa.. setelah kurang lebih selama 1 jam menahan penderitaan dari desakan dalam perut yang udah amat sangat pengen dikeluarkan ituu.. gua sampai juga di rumah dengan selamat dan legaa bangets setelah semuanya berakhir dan perut udah kosongan dikits, ahahahahaha :p

Sekarang setelah segala penderitaan itu telah berlalu, gua jadi teringat akan salah satu quotes yang pernah gua denger..

"Sometimes God calms the storms.. another time He lets the storms rage and calms His child." (unknown)

Ehh.. ternyata gua dapat versi lainnya pas iseng2 Googling..

"Sometimes God calms the storm.. sometimes He calms the sailor.. and sometimes He makes us swim." (unknown)

Dipikir2.. bener juga yaa.. yaa, seperti apa yang gua alami kemaren ini..

Tuhan khan amat sangat bisa untuk menghilangkan rasa sakit di perut gua ituu.. tapii.. andai Dia pada waktu gua minta langsung dikabulkan maka tentunyaa.. gua ngga akan mendapatkan "pelajaran" ini di hari Jumat sore itu khan?

Terkadang Tuhan meredakan badai.. tapi di saat yang lain Tuhan membiarkan badai mengamuk dan menenangkan anakNya.. karena bersamaNya kita akan mampu melewati badai apapun yang menghantam hidup kita karena hanya dari Dialah sumber kekuatan bagi kita untuk dapat bertahan dan tidak hanya sekedar bertahan tapi juga mampu melaluinya dalam sebuah kemenangan.

Hmm.. jadi yang penting itu bukanlah badai yang ngga pernah datang menghampiri hidup kitaa.. yang lebih penting adalahh.. penyertaanNya dalam setiap hal yang kita lalui dalam hidup ini karena pertolonganNya selalu tidak pernah terlambat dan walau mungkin ada banyak hal dalam hidup ini yang kita ngga akan pernah mengerti mengapa harus terjadi, satu yang ngga boleh kita lupakan adalah bahwa Dia mengasihi kita, ya.. itu yang harus selalu diingat ;)

Topic ended : Sabtu, 9 Oktober 2010 (10:22 am)

-Indah-
a wonderer soul

No comments:

Post a Comment