Saturday, October 9, 2010

Celoteh Clara : Trash & Treasure

 Gambar diambil dari :
http://www.yoursupercoachcoach.com/main/archives/2009-archives/breakeven-bins-trash-or-treasure-round-12/


Topic starter : Minggu, 10 Oktober 2010 (1:08 am)

Udah lama juga ngga mampir and membaca2 berbagai macam postingan yang ada di Kompasiana, pas iseng mampir ke sana ternyata lagi banyak yang membicarakan tentang "sampah" and tadi udah sempat baca2 postingan yang dimaksudkan beserta beragam komentar yang masuk.

Ntah kenapa membaca sedemikian banyaknya kata "sampah" yang bertebaran, gua teringat akan salah satu quotes yang duluu pernah gua dengar, dibilang gini :

"One man's trash is another man's treasure", yang menurut situs itu diartikan sebagai : Something that is worthless to one person, may be valuable to another.

Hmm.. sampai saat ini gua masih percaya bahwa suatu pesan yang telah dilepaskan ke udara akan dapat mencari sang penerimanya sendiri, yang mungkin ngga memiliki "makna" apapun bagi mereka yang memang bukanlah orang yang seharusnya menerima pesan tersebut.

Karenanya walau kita membaca "pesan" yang sama, seringkali itu "kesan" yang ditimbulkan berbeda.

The right message will come to the right people.. somehow someway someday..

Menurut gua pribadi, kalo udah menyangkut wilayah "seni" itu.. ngga tepat istilah "bagus" ataupun "buruk", karena semuanya itu kembali lagi ke soal "selera".

And kalo udah menyangkut masalah "selera" maka siapa siihh yang netapin aturan mana yang boleh kita suka and mana yang ngga? :p

And gua kadang suka iseng nonton film2 yang menang di festival film yang diadakan di berbagai negara, dalam pikiran gua kalo sampai menang di ajang festival githuu.. mustinya secara kualitas lebih otree donks karena khan yang duduk di jajaran juri adalah orang2 yang emang kompeten di bidangnyaa..

Hasilnya? Seringkali gua lost in translation kalo nonton2 film2 yang menang festival, ahahahaha..

And gua juga teringat akan salah satu quotes lainnya, yaitu :

"We don't see things as they are.. we see them as we are" (Anais Nin)

-paused : Minggu, 10 Oktober 2010 (1:28 am)-

Topic continues : Minggu, 10 Oktober 2010 (7:37 am)

Huahahaha.. lucu juga kalo dipikir2.. gua awalnya itu nulis postingan di atas buat diposting di Kompasiana and quotes pertama yang gua dapatkan itu awalnya buat komen di postingan "provokatif" ituu.. tapii ngga tau dhe, gua berasa awal2 postingan ini malah berasa rada "nahan" githu seeh nulisnya and menjelang tengah gua jadi mikir, "Emang siapa yang nyuruh gua posting di Kompasiana? I have my own blog, I really can choose di mana tempat gua lebih merasa nyaman tanpa harus terseret the 'hype' and memaksakan diri just to fit in padahal ngerasa ngga fit in juga walau udah diusahakan, wakakakakakak ;p"

Terus akhirnya berhubung tau ngga harus mosting di sana and bakal diposting di sini, ntahlah.. perasaan jadi lebih legaaa, huahahahahaa..

Dan sepertinya postingan ini sendiri akan mengalami bongkar pasang biar lebih sesuai ama 'selera' gua dibanding mikirin orang lain bakal mikir apaan kalo baca postingan gua, hihihi..

*kaya ada yang baca ajaa, ahahaha*

Lagian gua pikir at least kita sebagai sang penulis itu harus merasa suka sama hasil karya kita sendiri jadi andai seluruh dunia (baca : lebayy mode is completely utterly ON, ahahaha :p) membenci karyanya sekalipun, well.. yang penting yang udah nulis itu senang dengan apa yang dia buat.. soo? Egois itu kadang emang perluu, ahahaha.. mo dibilang narsis padahal ngga ada juntrungannya sekalipun, cuek ajaa.. toh kita menulis hanya untuk bersenang2 ajaa.. yang repot kalo menulis udah mo dijadikan sebagai sumber pendapatan hidup, nahh.. itu mau ngga mau kadang perlu menyelaraskan diri juga sih dengan keinginan "pasar".

Huaa.. waktunya udah mepet jadi terpaksa gua selesaikan sampai di sini aja dhe, akan gua rombak kalo sempat, ingat and lagi ada mood, ahahahaha.. karena sometimes mosting sesuatu pada saat emang lagi pengen diomongin itu beda "sensasi"-nya sama kalo ditunda2 and diendapkan duluu.. "feel"-nya suka udah ilang :p

Daahh..

Topic ended : Minggu, 10 Oktober 2010 (8:21 am)

-Indah-
a wonderer soul

No comments:

Post a Comment